Komentari

Berita Anggota Parlemen

Indonesia-Arab akan Perkukuh Kerja Sama

PRESIDEN Joko Widodo menyambut baik rencana kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia pada 1-9 Maret mendatang.

Menurut dia, itu akan menjadi kunjungan bersejarah karena Raja Arab Saudi terakhir kali datang 46 tahun silam.

Selain bersejarah, kunjungan Raja Salman juga memiliki arti penting dalam menjaga dan memperkuat hubungan kedua negara.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menyambut delegasi Parlemen atau Majelis Syura Kerajaan Arab Saudi di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin.

"Kunjungan ini, kunjungan bersejarah setelah terakhir Sri Baginda Raja Faisal ke Indonesia 46 tahun yang lalu. Kami meyakini kunjungan Sri Baginda Raja Salman akan memperkuat hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi. Hubungan yang saling menguntungkan," ujar Jokowi.

Ketua Majelis Syura Kerajaan Arab Saudi Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim Al Sheikh menyampaikan kunjungan Raja Salman merupakan bentuk perhatian besar dari Raja Salman kepada Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

"Meskipun ada berapa sektor yang perlu dimajukan antara dua negara, sesungguhnya hubungan sejarah antara Arab Saudi dan Indonesia akan terus berlanjut," kata Abdullah yang juga menjadwalkan pertemuan dengan Ketua DPR Setya Novanto.

Terkait kerja sama antarparlemen, Adullah menilai hubungan kedua pihak harus ditingkatkan.

"Kunjungan ini juga untuk memperkuat kerja sama antara parlemen Indonesia dan Arab Saudi, termasuk membahas sektor yang potensial untuk dimajukan kedua negara," ucapnya.

Komitmen Arab Saudi

Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Abdurrahman Mohammad Fachir menyatakan Presiden Jokowi sempat menyinggung komitmen investasi Arab Saudi di Indonesia, perlindungan terhadap warga yang melakukan haji, toleransi beragama, dan upaya memerangi terorisme.

"Beliau (Abdullah) secara khusus mendo-rong kedua parlemen bekerja sama dalam upaya memerangi terorisme dan menyebarkan Islam yang toleran, damai, Islam yang rahmatan lil alamin. Ketua Dewan Syuro ini punya perhatian khusus mengenai terorisme. Beliau memiliki serta mengarang buku mengenai terorisme dan bagaimana menanganinya," ujar Fachir.

Di Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Ketua DPR Setya Novanto mengatakan kunjungan Raja Salman diharapkan dapat menambah lagi kuota haji Indonesia.

"Kita harapkan kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dapat melihat kondisi riil di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan lagi kuota haji Indonesia," ujar Novanto seusai bertemu dengan Abdullah bin Muhammad bin Ibrahim Al Sheikh.

Menurut informasi dari Abdullah, ujar Novanto, Kerajaan Arab Saudi telah mengembalikan kuota haji Indonesia dari 158 ribu jemaah menjadi 211 ribu jemaah, mulai musim haji tahun 2017 setelah renovasi Masjidil Haram selesai.

"Kita harapkan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia dapat menambah lagi kuota haji Indonesia," katanya.

Selain membahas soal kuota haji, pertemuan dengan parlemen Arab Saudi tersebut juga membahas perjanjian kerja sama mengenai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi dan rencana kerja sama investasi antara pengusaha Indonesia dan Arab Saudi

Diposting 17 Februari 2017.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar. Silahkan Login/Register dulu sebagai user konstituen.

Kamu mencari peraturan ?
123 ribu ++ peraturan
Temukan dalam 1 detik!

Dia dalam berita ini...

Setya Novanto

DPR-RI 2014
Nusa Tenggara Timur II