Komentari

Berita Anggota Parlemen

Fahri Hamzah: Antasari Jangan Salahkan SBY!

Polemik antara mantan narapidana kasus pembunuhan Direktur PT Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Antasari Azhar dan Presiden RI VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seharusnya bisa dijawab oleh aparat penegak hukum.

Begitu kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menanggapi tudingan Antasari kepada SBY yang dinilai mengetahui ada rekayasa kasus yang menimpa dirinya. Fahri meminta, mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu untuk tidak menyalahkan SBY, mengingat kasusnya sudah berjalan sesuai proses hukum yang berlaku.

"Jangan salahkan Pak SBY. Kalau kita percaya sistem hukum dan seorang hamba hukum, dia harus melihat, kan itu jaman yang berbeda-beda, kalau presiden grasi, ini kan melompat kan melakukan koreksi dua tahapan itu," tegasnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/2).

Menurut Fahri, jika tak puas yang dimintai pertanggungjawaban oleh Antasari harusnya adalah pihak kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan.

"Pak Antasari disidik dan dijadikan tersangka oleh kepolisian, kedua Pak Antasari (semasa) Kapolri Bambang Hendarso Danuri, dituntut Kejaksaan, Jaksa Agung Hendarman Supandji, lalu pengadilan, kan itu majelis lalu banding ke PT ditolak, Kasasi ditolak, PK ditolak. Artinya pengadilan demi pengadilan mengukuhkan kesalahan Antasari, MA dua kali, semua ditolak," paparnya.

Hal serupa menurut dia juga berlaku pada kasus korupsi yang menimpa Anas Urbaningrum yang juga menyalahkan SBY.

"Anas disidik dan dituntut KPK Abraham Samad, lalu Tipikor, kalau nggak salah sampai Kasasi. Sudah menegaskan kesalahan kembali, tinggal PK, kan sistem hukum berjalan. Kalau menyalahkan SBY, kan (sama saja) bilang tidak ada independensi di kepolisian dan KPK. Ini mabes polri yang jawab," pungkasnya.

Diposting 17 Februari 2017.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar. Silahkan Login/Register dulu sebagai user konstituen.

Kamu mencari peraturan ?
121 ribu ++ peraturan
Temukan dalam 1 detik!

Dia dalam berita ini...

Fahri Hamzah

DPR-RI 2014
Nusa Tenggara Barat