Komentari

Berita Anggota Parlemen

Anggota DPRK Banda Aceh: Kenaikan Tarif Air belum Tepat Waktu

Meskipun pelayanan air bersih di Banda Aceh masih sarat masalah.

Namun pemerintah setempat telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 15 Tahun 2017 tertanggal 22 Juni 2017 terkait kenaikan tarif air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy.

Perwal ini menggantikan Perwal Nomor 12 Tahun 2008 dan sudah dikeluarkan semasa Wali Kota, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Dalam aturan itu disebutkan, tarif air bersih mulai berlaku 1 Juli 2017 atau tiga hari jelang berakhirnya masa jabatan Illiza, 4 Juli 2017.

Tetapi, hingga kini tarif baru tersebut belum diberlakukan.

“Kenaikan ini sangat terganggu dengan kondisi hari ini di mana suplai air bersih masih macet dan masih banyaknya kebocoran,” kata anggota DPRK Banda Aceh, Zulfikar Abdullah kepada Serambinews.com, Kamis (10/8/2017).

Dia menilai, kenaikan tarif air bersih belum tepat waktu.

Sebab, masih banyak persoalan PDAM yang belum terbenahi, salah satu masalah yang paling dirasakan warga adalah seringnya macet air.

Celakanya, masalah ini sudah menahun terjadi.

Menurutnya, kenaikan tarif air bersih memang tidak begitu besar, namun sangat berdampak bagi warga lantaran pelayanan PDAM belum maksimal.

Khusus untuk rumah tangga kenaikan tarif mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 3.000, tergantung besaran volume pemakaian air.

Diposting 11 Agustus 2017.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar. Silahkan Login/Register dulu sebagai user konstituen.

Kamu mencari peraturan ?
123 ribu ++ peraturan
Temukan dalam 1 detik!

Dia dalam berita ini...

Zulfikar

DPRD Kota Banda Aceh 2014