Komentari

Berita Anggota Parlemen

Nasir Djamil Setuju Bandar Narkoba "Dicincang"

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengaku, dirinya mendukung penuh langkah Kepala BNN Budi Waseso (Buwas) untuk 'mencincang' bandar narkoba.

Menurut Nasir, kata-kata cincang yang diungkapkan Buwas bukan suatu hal yang sadis. Tapi, itu menunjukkan bahwa orang nomor satu di BNN itu memang semangat memberantas narkoba tanpa kenal ampun kepada siapapun.

"Mencincang yang dimaksud pak Buwas itu bukanlah fisik, tapi lebih pada perilaku, oknum-oknum yang terus mengendalikan narkoba. Mungkin itu adalah kecemasannya, kekecewaannya yang sudah tumpah, jangan lihat redaksinya tapi subtansi dari bahasa cincang itu," kata Nasir saat dihubungi di Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Kendati demikian, Nasir mengingatkan kepada Buwas untuk tetap mengedepankan hukum dalam pemberantasan narkoba di Indonesia. Jangan sampai, dalam penindakan yang bertentangan dengan hukum.

Dia pun sepakat jika ada oknum penjaga lapas terlibat kerjasama dengan bandar narkoba, wajib dihukum mati.

"Tapi kok masih ada bos-bos besar yang mengendalikan narkoba dari dalam penjara. Jadi ucapan mencincang itu jangan dilihat redaksinya tapi subtansi, karena beliau sebagai aparat penegak hukum juga pasti tahu karena penegak hukum tak boleh melanggar hukum," tandasnya.

Diposting 12 Oktober 2017.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar. Silahkan Login/Register dulu sebagai user konstituen.

Kamu mencari peraturan ?
123 ribu ++ peraturan
Temukan dalam 1 detik!

Dia dalam berita ini...

M. Nasir Djamil

DPR-RI 2014
Nanggroe Aceh Darussalam I