Komentari

Berita Anggota Parlemen

Anggota Komisi I: Panglima TNI yang Baru Punya Peran Strategis untuk Kawal Pilkada dan Pemilu

sumber berita , 14 Nov 2017

Meski jabatan Panglima TNI Gatot Nurmantyo masih berlangsung hingga Maret 2018, namun pergantian orang nomor satu di TNI sudah ramai diperbincangkan publik saat ini.

Pasalnya, Panglima mendatang memiliki tantangan dalam menghadapi pesta demokrasi untuk menjaga suasana tetap kondusif.

‎Anggota Komisi ‎I DPR RI, Arwani Thomafi menilai Panglima TNI yang akan datang memiliki peran strategis dengan sejumlah agenda politik tahun 2018 dengan pilkada Serentak dan Pemilu Serentak 2019.‎

"Memastikan TNI tidak berpolitik praktis, imparsial dan teguh mengawal kedaulatan NKRI menjadi agenda penting di bawah komando Panglima TNI yang baru," kata Arwani melalui pesan singkatnya, Selasa (14/11/2017).‎

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai, agenda modernisasi kekuatan TNI serta persoalan kesejahteraan juga menjadi pekerjaan rumah yang senantiasa terus dikawal pimpinan TNI.

"Konstitusi memberikan mandat penuh kepada Presiden untuk mengusulkan pergantian Panglima TNI. Kapan dan dari angkatan mana, biarlah pembahasan hal itu tidak menjadi ruang yang akan mengurangi hak prerogatif Presiden," tuturnya.

Arwani meyakini bahwa TNI mempunyai tradisi pengkaderan yang snagat bagus dan teruji. Menurutnya, TNI juga mempunyai banyak stok kader yang selain profesional dan tangguh dan juga sangat siap untuk mengisi estafet kepemimpinan di TNI.

"Presiden tinggal milih saja. Domain kami nanti soal setuju atau tidak," tandasnya.‎

Diposting 14 November 2017.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar. Silahkan Login/Register dulu sebagai user konstituen.

Kamu mencari peraturan ?
123 ribu ++ peraturan
Temukan dalam 1 detik!

Dia dalam berita ini...

Moh. Arwani Thomafi

DPR-RI 2014
Jawa Tengah III