Komentari

Berita Anggota Parlemen

Jadi Tuan Rumah 2 Event Besar, Indonesia Harus Kondusif

sumber berita , 07-05-2018

Selepas Idul Fitri dan Pilkada Serentak 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah dua event besar.

Pertama, Asian Games 2018 pada pekan kedua Agustus di Jakarta dan Palembang. Kedua, pertemuan tahunan (annual meeting) Bank Dunia-Dana Moneter Internasional (IMF) di Bali pada bulan Oktober. Agar kedua event besar itu berjalan lancar,  suasana dalam negeri harus kondusif.

"Dua event besar itu otomatis menempatkan semua elemen masyarakat sebagai tuan rumah. Maka, agar Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik, partisipasi dari semua elemen masyarakat sangat diperlukan, utamanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum," ucap Ketua DPR Bambang Soesatyo, Minggu (6/5).

Kondusivitas Indonesia amat penting karena dua event itu akan menghadirkan puluhan ribu tamu atau delegasi dari ratusan negara. Asian Games akan diikuti 45 negara dengan jumlah atlet lebih dari 15.000 orang. Dengan venue yang tersebar di kawasan Jabodetabek dan Palembang, Asian Games 2018 direncanakan menggelar 462 nomor pertandingan dari 40 cabang olahraga.

Sedangkan pertemuan tahunan Bank Dunia-IMF di Bali akan dihadiri delegasi dari 189 negara. Forum ini memang dikhususkan bagi para petinggi IMF, Bank Dunia, para Menteri Keuangan dan para Gubernur Bank Sentral. Total peserta pun diperkirakan lebih dari 15.000 orang.

Politisi yang akrab disapan Bamsoet ini memperkirakan, para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral akan didampingi para staf. Ditambah lagi dengan kehadiran para pemimpin lembaga keuangan, para bankir, dan pimpinan perusahaan-perusahaan besar lainnya, termasuk para peninjau. Dalam konteks pembangunan ekonomi, event ini menjadi sangat strategis bagi Indonesia.

"Kedua event itu menjadi momentum bagi semua elemen masyarakat untuk menunjukkan citra Indonesia yang bersahabat dan humanis. Karena itu, semua elemen masyarakat di berbagai daerah hendaknya terdorong menciptakan suasana kondusif di dalam negeri," harap politisi Partai Golkar ini.

Dia pun mengimbau agar ragam kegiatan atau aksi komunitas yang berpotensi menimbulkan gesekan atau bentrokan dapat dihindari. Aksi-aksi politik yang berkaitan dengan Pilpres 2019 boleh digelar tapi dengan memerhatikan kondusivitas dan menghindari gesekan.

Sebagai pimpinan DPR, Bamsoet tak ragu mendorong Polri dan TNI agar bisa mengantisipasi sejak dini berbagai gesekan tadi. Polri dan TNI harus mampu mengantisipasi dan mewaspadai berbagai potensi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

"Indonesia harus kondusif sepanjang periode waktu menuju bulan suci Ramadan hingga Idulfitri 2018, Pilkada Serentak 2018, Asian Games 2018, hingga even pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bali pada Oktober 2018," tandasnya.

Diposting 07-05-2018.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Kamu mencari peraturan ?
148 ribu ++ peraturan
Temukan dalam 1 detik!

Dia dalam berita ini...

Bambang Soesatyo

DPR-RI 2014
Jawa Tengah VII