Komentari

Berita Anggota Parlemen

Diprakarsai M Taufik, Ribuan Warga Bugis dan Betawi Gelar Silaturahmi

Ribuan warga terdiri dari etnis Bugis dan Betawi di Jakarta Utara tumpah ruah di Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU).  

 

Kedatangan mereka di lokasi tersebut untuk menjalin silaturahmi serta menggelar buka bersama yang disertai siraman rohani dan pemberian santunan kepada dua ribu anak yatim dan kaum duafa se-Jakarta Utara. 

 

Pertemuan akbar ini diprakarsai oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik bersama tokoh masyarakat keturunan Bugis, Makasar Andi Maradang. 

 

"Kegiatan ini dalam rangka mempererat silaturahmi dan saling berbagi kebahagiaan di Bulan Ramadhan. Pasalnya, banyak warga yang bertanya-tanya soal situasi keamanan Ibukota. Nah dari situlah kita ingatkan kepada mereka untuk menjaga kesatuan dan persatuan sehingga kondisi keamanan terjalin baik," ujar Taufik di lokasi, Jl Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakut, Kamis (7/6/2018).

 

Menurutnya, kegiatan buka bersama masyarakat disertai pemberian santunan uang dan sembako kepada fakir miskin ini sesuai dengan imbauan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

 

"Pak Gubernur berulang kali menyampaikan bahwa kegiatan bukber lebih baik menggerakkan masyarakat. Biar masyarakat yang menikmati bukber sambil bersilaturahmi. Jadi sebaiknya, bukber jangan cuma terbatas pada kalangan pejabat saja," tandas Taufik yang juga Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta. 

 

Salah satu tokoh warga bernama Hasan menambahkan, bahwa pertemuan akbar antara masyarakat keturunan Bugis dan Betawi se-Jakarta Utara baru kali ini dilaksanakan. 

 

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Taufik yang telah memprakarsai pertemuan ini. Alhamdulillah, undangan yang hadir sangat banyak," kata warga Cilincing, asal Bugis itu.

 

Menurut dia, masyaramat Bugis rantau di Ibu Kota mayoritas memang menetap di wilayah Jakarta Utara, kebanyakan berada di daerah Cilincing, Koja, dan Tanjung Priok. 

 

Tepisah, salah satu anak yatim penerima santunan, Anisa (12) mengaku bersyukur diundang pada acara ini. 

 

"Selain dapat makanan enak, kami juga dapat santunan uang dan sembako. Uangnya akan saya titipkan mama buat beli baju Lebaran," tutur siswi SD yang tinggal di wilayah Kebon Bawang, Tanjung Priok. 

 

Selain Anisa, para anak yatim yang menerima santunan jumlahnya sekitar dua ribu orang yang terdiri dari anak yatim dan duafa. Adapun acara ditutup dengan buka bersama dan salat tarawih berjamaah. 

Diposting 08-06-2018.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Kamu mencari peraturan ?
157 ribu ++ peraturan
Temukan dalam 1 detik!

Dia dalam berita ini...

Mohamad Taufik

DPRD Provinsi DKI Jakarta 2014