Komentari

Berita Anggota Parlemen

Bela Fadli Zon soal Naik-naik ke Puncak Gunung, PAN: Itu Ekspresi

Waketum Partai Gerindra Fadli Zon menyindir pemerintah atas kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax menjadi Rp 10.400 dengan mengubah lirik lagu 'Naik-naik ke Puncak Gunung'. PAN menyebut hal itu sebagai bagian dari kebebasan berekspresi. 

"Sebuah ekspresi, silakan saja. Selama yang disampaikan itu benar, anggap saja kritik. Mudah-mudahan bisa menyemangati pemerintah agar semakin kreatif," kata Wasekjen PAN Saleh Daulay Partaonan kepada detikcom, Rabu (10/10/2018).

Saleh meminta semua pihak untuk menyikapi secara bijak sindiran Wakil Ketua DPR RI itu. Menurutnya, kritik Fadli terhadap pemerintah bertujuan baik. 

"Saya yakin, Pak Fadli Zon mengkritik secara proporsional. Keinginannya sama dengan pemerintah. Ingin agar masyarakat sejahtera dan tidak ada kesulitan sedikit pun," ujarnya.

PT Pertamina (Persero) hari ini menaikkan harga BBM Pertamax menjadi Rp 10.400. Waketum Partai Gerindra Fadli Zon lalu menyindir pemerintah atas kebijakan itu.

Sindirian disampaikan Fadli lewat akun Twitternya, @fadlizon, dengan memuat lirik lagu 'Naik-naik ke Puncak Gunung'. Namun sama seperti lagu 'Potong Bebek Angsa', lirik lagu ciptaan Ibu Sud tersebut diubah Fadli.

Demikian lirik lagu 'Naik-naik di Puncak Gunung' yang sudah diubah Fadli:

NAIK NAIK BBM NAIK 

TINGGI TINGGI SEKALI 

NAIK NAIK LISTRIKPUN NAIK 

TINGGI TINGGI SEKALI 

NAIK NAIK PAJAK PUN NAIK 

TINGGI TINGGI SEKALI 

KIRI KANAN KULIHAT SAJA 

BANYAK RAKYAT SENGSARA 2x

tagar 2019GantiPresiden 

tagar 2019PrabowoSandiMenang

Diposting 12-10-2018.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Kamu mencari peraturan ?
157 ribu ++ peraturan
Temukan dalam 1 detik!

Mereka dalam berita ini...

Saleh Partaonan Daulay

DPR-RI 2014
Sumatera Utara II

Fadli Zon

DPR-RI 2014
Jawa Barat V