Komentari
Berita Anggota Parlemen

MPR Minta Santunan Bagi Petugas KPPS Segera Diberikan

sumber berita , 23-04-2019

UANG santunan bagi anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang mengalami musibah harus segera diberikan. Baik untuk mereka yang meninggal dunia atau sakit.

KPU dan pemerintah harus segera menyelesaikan pemberian uang duka tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dan kehadiran negara.

"Negara, apakah melalui KPU atau melalui Kementerian Dalam Negeri atau melalui Kementerian Keuangan, langsung memberikan tanda duka. Besarannya silahkan berapa tapi berapa pun itu pasti akan memberikan satu pembuktian bahwa negara tidak abai," ujar Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di gedung DPR, Jakarta, Selasa (23/4).

Hidayat mengatakan akan lebih baik bila bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti pada uang santunan atau uang duka. Bagi kepala keluarga yang meninggal, bantuan juga sebaiknya diberikan secara berkelanjutan bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Bukan sekedar belasungkawa tapi juga memberikan bantuan kepada saudara kita yang wafat mereka pasti meninggalkan keluarga, mungkin suami, mungkin istri mungkin anak-anak karena mereka harus melanjutkan kehidupan," ujar Hidayat.

Banyaknya KPPS hingga anggota polisi yang meninggal dan sakit saat menjalankan tugas sebagai penyelenggara dan pengawal pemilu dikatakan Hidayat tidak bisa dianggap sebagai peristiwa biasa saja. Hal itu harus ditanggapi secara serius melalui evaluasi sistem pemilu yang ada.

"Ini barang kali bagian dari yang harus mengingatkan secara serius bahwa sistem pemilu yang sekarang sedang diberlakukan ini adalah tidak sesuai dengan harapannya. Harus dievaluasi karena pastilah demokrasi adalah pesta dan pesta itu harusnya tidak menghadirkan korban dan ini korbannya sudah sangat banyak," ujar Hidayat.

KPU mengabarkan bahwa jumlah anggota KPPS yang meninggal pascapemilu 17 April 2019 terus bertambah. Berdasarkan pendataan yang dilakukan KPU di seluruh daerah hingga Senin (22/4) malam, dipastikan ada 91 petugas KPPS yang meninggal pascamenjalankan tugas saat dan pascapemungutan suara.

Selain meninggal, juga ada anggota KPPS yang sakit. Diketahui jumlahnya mencapai 374 orang yang sakit. Mereka tersebar di 20 provinsi seluruh Indonesia.

Diposting 24-04-2019.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

M. Hidayat Nur wahid

Anggota DPR-RI 2014
DKI Jakarta II