Berita Anggota Parlemen

Sidang Paripurna Resmikan Penolakan DPR pada 4 Calon Hakim Agung

sumber berita , 28-05-2019

DPR RI secara resmi menolak seluruh calon hakim agung yang diajukan Komisi Yudisial (KY). Keempatnya ialah Ridwan Mansyur dan Matheus Samiaji untuk kamar perdata. Kemudian Cholidul Azhar untuk kamar agama dan Sartono untuk kamar tata usaha negara (TUN).

"Berdasarkan rapat pleno komisi III, kami memutuskan menolak seluruh calon hakim agung yang diajukan," ujar Ketua Komisi III DPR Kahar Muzakir dalam rapat paripurna tengah masa sidang V tahun 2018--2019, di gedung DPR, Jakarta, Selasa (28/5).

Kahar menjelaskan komisi III telah melakukan semua tahapan untuk menyeleksi keempat calon hakim agung. Mulai dari penginformasian di media massa, seleksi lewat pembuatan makalah, hingga uji kelayakan dan kepatutan.

Komisi III DPR RI memutuskan untuk menolak keempat calon hakim agung yang direkomendasikan Komisi Yudisial.

"Keempatnya dianggap tidak memiliki kualitas dan kapasitas yang mumpuni berdasarkan hasil uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan DPR dan tim ahli," ungkapnya.

Berdasarkan seleksi serta uji kepatutan dan kelayakan didapatkan hasil dari 13 fraksi di DPR, sebanyak 7 fraksi menolak seluruh calon hakim agung untuk diangkat. Dua fraksi yakni Golkar dan Hanura menyetujui untuk mengangkat salah seorang calon hakim, Sartono, sebagai hakim agung di kamar tata usaha negara.

Dari seluruh fraksi, hanya PKB yang menyetujui untuk mengangkat keempatnya sebagai hakim agung. Namun, karena jumlah fraksi yang menyetujui kalah jauh dengan yang menolak, sehingga tidak ada hakim agung yang diangkat.

Selanjutnya, DPR akan menunggu pengajuan kembali calon hakim agung oleh KY untuk kembali mengikuti seleksi di DPR. Sehingga kebutuhan hakim di Mahkamah Agung akan bisa teratasi.

Diposting 29-05-2019.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Kahar Muzakir

Anggota DPR-RI 2014
Sumatera Selatan I