Komentari
Berita Anggota Parlemen

Oesman Sapta Mengaku Belum Ada Bocoran Kursi Menteri

Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang mengatakan bahwa komposisi menteri merupakan hak preogatif presiden. Partai-partai pengusung sebaiknya tidak mengklaim posisi menteri tertentu.

Parpol pendukung menurutnya hanya bisa mengusulkan nama-nama calon menteri yang dinilai layak mengisi kabinet Jokowi-Ma'ruf.

"Jadi bahwa kalau ada keinginan ya usulkan saja, contoh kayak PDIP usulkan lebih dari yang lain ya sah-sah saja, engga ada masalah. Kan tergantung presidennya, ya kan," ujar Oesman Sapta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (13/8/2019).

Oesman Sapta mengatakan hingga kini Presiden Jokowi belum membeberkan jatah partai bagi setiap Parpol Pengusung. Adapun bila ada politisi yang menyebut sudah ada pembagian jumlah kursi menteri, menurutnya ngawur.

"Saya belum percaya ya, karena apa, presiden itu selalu menjaga perasaan orang-orang lain. Jadi kalau sudah ada bocoran, bagian tukang bocorinnya itu biasanya orang-orang ngawur karena presiden ga gampang dibocorin," katanya.

Sebelumnya sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan bahwa sudah berkomunikasi dengan Jokowi mengenai kabinet mendatang. Dari komunikasi tersebut ia mengaku sudah mengetahui jumlah jatah menteri bagi PPP. Hanya saja untuk pos kementeriannya belum diberitahu.

" Sudah (jumlahnya), tapi rahasia," kata Arsul, Jumat, (9/8/2019).

Menurut Arsul Presidenlah yang akan menentukan kabinetnya nanti, mulai dari struktur hingga kompisisi kabinet dari masing-masing Parpol.

"Kalau soal jumlahnya ya itu biar Presiden yang menentukan sebagai pemegang hak prerogatif," katanya.

 

Diposting 14-08-2019.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Oesman Sapta

Anggota DPD-RI 2014
Kalimantan Barat

Arsul Sani

Anggota DPR-RI 2014
Jawa Tengah X