Komentari
Berita Anggota Parlemen

Saran Anggota DPRD Soal Bobroknya Jalan Medan yang Gampang Banjir

Jalanan di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), terbilang memprihatinkan. Diguyur hujan sebentar saja, genangan air akan menutupi sejumlah titik jalan di ibu kota Sumut itu.

Anggota DPRD Medan pun turut menganalisis dan sumbang saran untuk mengatasi masalah banjir di Kota Medan. Anggota Fraksi PSI DPRD Medan Erwin Siahaan menolak eksekutif disebut gagal mengatasi banjir, sebab sudah ada upaya keras yang dilakukan.

"Dari sisi usaha, bukan aku bela dia ya, realita ya ada yang dilakukan untuk penanganan. Itu nggak bisa tok salah pemerintah kalau masalah banjir.

Sifat air kan memang selalu mengisi tempat rendah. Yang paling rendah dulu diisinya gitu. Kedua kan sesuatu itu ada penyebabnya. Kalau kayak aku ya, lebih ke penanganan masalah. Cari akarnya apa. Setelah dapat, akar masalahnya kita diskusi, teknokrat, akademisi, orang-orang teknik setelah masalah itu terdeteksi," kata Erwin saat berbincang, Rabu (9/10/2019).

Menurut Erwin, perlu ada anggaran khusus dengan jumlah besar untuk mengatasi banjir di Kota Medan. Dia juga menilai sisi legislasi soal penanganan banjir perlu diperkuat.

"Kita juga harus ke masyarakat. Ada Perda tentang sampah, maunya dibuat Perwal (Peraturan Wali Kota, red). Harusnya di Perwal-kan biar bisa dieksekusi. Masyarakat juga harus gayung bersambut. Jangan buang sampah sembarangan. Aduh tolong lah," ujarnya.

Lebih jauh, Erwin menyorot prilaku masyarakat Medan yang bisa berakibat pada terjadinya banjir. Dia juga menilai ada kesalahan konstruksi jalan.

"Kalau kita lihat konstruksi jalan dan pedestrian di Kota Medan, trotoar di atas, jalan di bawah. Acap kali masyarakat buat rumah lebih tinggi dari jalan, itu wajar, takut dia banjir. Tapi konstruksi jalan ini nggak seimbang kelihatannya. Nggak ada dibuat kayak miring ke kiri di jalur kiri, miring ke kanan di jalur kanan supaya air mengalir ke saluran inlet. Kadang inlet itu dia terhambat sampah, tanah krikil, kembali lagi, tolong masyarakat kita, hidup saling membutuhkan. Tolong didengar pemerintah untuk hal yang baik, kita beragama, kebersihan sebagian dari iman, itu diterapkanlah," ujarnya panjang lebar.

Saran juga datang dari anggota Fraksi Demokrat DPRD Medan Ishaq Abrar M Tarigan. Ishaq menilai perlu ada gerak cepat dari petugas kebersihan untuk membersihkan sampah yang menghalangi jalan air.

"Memang kami kecamatan Medan Deli langganan banjir. Makanya salah satu program Petugas Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) dapat lebih cepat dalam mencuci drainase yang sudah tersumbat dan menumpuk lumpur yang mengakibatkan drainase jadi dangkal. Kita pelan-pelan komunikasi. Ini permasalahan di semua tempat jadi harus diperbaiki polanya. Jangan hanya membangun tapi juga memelihara," ulas Ishaq.

Diposting 09-10-2019.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Surniati

Anggota DPRD Kab. Lombok Tengah 2019

Made Mahendra Jaya

Anggota DPRD Kab. Buleleng 2019