Dihujat Netizen Karena Dianggap Jebak PSK, Andre Rosiade Tak Peduli

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade membantah dirinya menjebak seorang pekerja seks komersil (PSK) di Padang, Sumatera Barat. Andre menegaskan bahwa ada pihak ataupun oknum-oknum yang sengaja melakukan penggiringan opini.

“Ini mengiring opini seakan-akan saya melakukan penjebakan,” tegas Andre kepada wartawan, Rabu (5/2).

Meski mendapat hujatan dari publik, Andre menganggap hujatan yang dialamatkan padanya ihwal penggerebekan ini sangat wajar. Menurut Andre itu sudah menjadi risiko dari seorang wakil rakyat.

“Saya nggak peduli di-bully dan dihujat. Karena itu risiko politikus,” imbuhnya.

Andre menegaskan dirinya sebagai Anggota DPR hanya mendengar aspirasi dari masyarakat yang mengeluhkan adanya kegiatan prostitusi di Padang, Sumatera Barat. “Saya hanya saluran aspirasi masyarakat. Saya tidak mau hanya mendiamkan adanya kemaksiatan,” tegasnya.

Andre juga mengeluhkan dirinya disebut-sebut memesan PSK untuk kemudian ditangkap dan dipenjarakan. Andre bersikukuh bahwa PSK yang kini mendekam di sel tahanan itu adalah pesanan orang lain.

“Bukan saya yang memesan,” bebernya.

Andre mengatakan bahwa ia melapor kepada polisi karena praktik prostituso itu dilakukan oleh anak remaja. “Ini anak SMP kelas dua lho yang diperjualbelikan,” ungkapnya.

Diketahui, penggerebekan ini terjadi pada 26 Januari 2020 di sebuah hotel berbintang di Kota Padang, Sumatera Barat. Pengrebekan itu dilakukan oleh Tim Cyber Ditreskrimsus Kepolisian Daerah Sumatera Barat.

Diposting 06-02-2020.

Dia dalam berita ini...

Andre Rosiade

Anggota DPR-RI 2019-2024
Sumatera Barat 1