Berita Anggota Parlemen

Komisi VI DPR Desak PLN Transparan dan Utamakan Kepentingan Rakyat

sumber berita , 10-09-2020

Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jafar mengatakan, pengaturan pembangkit tenaga listrik di Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus dilakukan secara desentralisasi. Hal itu guna mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik secara massal.

“Jadi usulan saya supaya desentralisasi di PLN. Karena kalau sentralisasi begitu mati seluruh Indonesia akan bahaya buat pengamanan kita,” kata Marwan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direktur Utama PT PLN, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/9).

Karena menurut mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu, jika pembangkit listrik dilakukan secara sentralisasi, maka akan sangat berbahaya bagi keamanan nasional.

Selain itu, Marwan juga menyampaikan dukungan terkait rencana PLN untuk mengalirkan listrik ke desa-desa. Menurutnya, hal itu sebagai dukungan PLN untuk membangkitkan perekonomian masyarakat di desa.

“Saya mendukung PLN untuk menghidupkan desa dengan mengalirkan listrik. Hal ini salah satu program saya waktu di kementerian desa,” katanya.

Dalam kesempatan itu, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyinggung terkait transparansi keuangan PLN. Ia berharap, agar PLN jangan sampai mengorbankan kepentingan masyarakat hanya karena mengutamakan bisnis.

“Soal keuangan juga harus transparan. Bisnis oke tapi jangan sampai mengorbankan masyarakat. Sifatnya kartelisasi harus dihentikan untuk melayani masyarakat,” tegas Marwan.

Diposting 11-09-2020.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Marwan Jafar

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Tengah 3