Berita Anggota Parlemen

BKKBN Didorong jadi Leading Sektor Pencegahan dan Penanggulangan Stunting

Tiga puluh persen anak balita di Indonesia terancam stunting dan dapat menghambat pertumbuhan fisik maupun perkembangan kemampuan kognitif dan intelektual anak. Tingginya angka stunting ini, membuat pemerintah mencanangkan program percepatan penanggulangan stunting melalui Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting (Stranas Stunting) 2018-2024, yaitu sebuah strategi jangka panjang terintegrasi yang mengedepankan konvergensi upaya intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.

Untuk membuat penangan stunting semakin terarah, Anggota Komisi IX DPR Edy Wuryanto mendorong Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadi leading sektor pencegahan dan penanggulangan stunting merupakan langkah yang tepat. Menurut Edy, BKKBN merupakan Instansi yang berkaitan erat dengan keluarga, terlebih stunting dapat diatasi jika ada edukasi kepada setiap keluarga. 

"Penunjukan BKKBN sebagai leading dalam upaya menekan stunting merupakan langkah yang tepat, semoga kebijakan penunjukan ini cepat keluar agar masalah stunting cepat teratasi," kata Edy saat mengikuti kunjungan spesifik Komisi IX DPR RI ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (26/11/2020). 

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, BKKBN yang kerap bersinggungan langsung dengan keluarga, menjadi poin penting dalam mengedukasi masyarakat akan penyebab, dampak dan bahayanya stunting. Selain mendorong BKKBN menjadi leading sektor, ia meminta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan semakin diperkuat.

"Stunting ini masalah bersama, maka persoalan stunting harus dihadapi secara bersama pula oleh seluruh elemen bangsa. Kolaborasi pemerintah dengan aktor non-pemerintah diperlukan guna memastikan upaya mengatasi stunting berjalan efektif dan membuahkan hasil yang optimal," pungkas legislator dapil Jawa Tengah IV itu.

Diposting 27-11-2020.

Dia dalam berita ini...

Edy Wuryanto

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Tengah 3