Berita Anggota Parlemen

Masyarakat Jangan Khawatirkan Efikasi Vaksin

sumber berita , 13-04-2021

Masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan pernyataan otoritas kesehatan China yang menyebut efektivitas vaksin Covid-19 yang mereka buat rendah.

Sebab, efikasi vaksin buatan China, seperti Sinovac, masih di atas ambang batas yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

"Kita tidak perlu khawatir terhadap kejujuran statement dari pejabat China. Ambang batas yang telah ditetapkan WHO itu kan 50 persen. Saya kira produksi dari China masih di atas itu," kata anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo kepada wartawan, Senin (12/4).

Dia mengingatkan, vaksin menjadi barang langka di dunia saat ini. Banyak negara di dunia membutuhkan vaksin Covid-19. 

“Ya kita berterima kasih kepada China yang telah komitmen memberikan vaksin kepada kita," tutur Rahmad.

Rahmad bersyukur, para tenaga kesehatan di Tanah Air sudah divaksin. Artinya, masyarakat tidak perlu ragu, tidak perlu mengkhawatirkan informasi efektivitas dari China karena itu sudah sesuai standar WHO. “Sekali lagi, jangan terlalu terbawa informasi," ujarnya.

Dia menyampaikan, pemerintah akan memberikan yang terbaik bagi rakyatnya terkait vaksin Covid-19. 

Kendati demikian, dia menghormati transparansi pejabat China terkait efektivitas vaksin buatan Negeri Tirai Bambu itu. 

Menurut Rahmad, vaksin buatan China dari sisi keamanan maupun keselamatan, tidak ada persoalan.

“Harus diakui saat ini terkait rencana pengadaan vaksin di Indonesia memang yang paling komitmen dan tepat waktu ya hanya dari China. Produsen yang lain belum terbukti apakah sesuai dengan rencana, apakah sesuai dengan target. Ini perlu kita pikirkan," jelasnya.

Dia berpendapat, yang terpenting adalah stok vaksin Covid-19 untuk rakyat Indonesia aman. Yang kemudian dari sisi efektivitas masih sesuai standar WHO minimal 50 persen.

Diposting 15-04-2021.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Rahmad Handoyo

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Tengah 5