Berita Anggota Parlemen

Komisi VII Sepakati Asumsi Dasar Makro Sektor ESDM Tahun 2022

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto memaparkan bahwa Komisi VII DPR menyetujui asumsi dasar makro sektor Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada RAPBN tahun 2022. Selain itu Komisi VII DPR RI turut menyepakati penambahan pagu indikatif Kementerian ESDM di tahun depan.

Untuk asumsi dasar makro sektor ESDM tahun depan meliputi besaran Indonesia Crude Price (ICP), lifting migas, volume BBM dan LPG bersubsidi, subsidi tetap minyak solar (Gasoil 48), dan subsidi listrik. Beberapa rinciannya antara lain, ICP disepakati 55-70 dollar AS per barel, sedangkan lifting migas 1.736-1.950 ribu barrel oil equivalent per day (BOEPD).

“Lalu Komisi VII juga menyetujui peningkatan pagu Indikatif RABPN TA 2022 Kementerian ESDM menjadi sebesar Rp6,89 triliun," terang Sugeng saat Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Kementerian ESDM di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (10/6/2021). Dimana pemerintah sebelumnya mengusulkan pagu anggaran indikatif kementerian itu hanya sebesar Rp5,04 triliun.

Mengenai kenaikan pagu anggaran indikatif tersebut, politisi Partai NasDem itu menegaskan, penambahan anggaran tersebut penyerapannya akan didominasi dan diprioritaskan kepada masyarakat. Ia mencontohkan soal program elektrifikasi nasional yang menyasar banyak rakyat Indonesia di berbagai daerah.

Dalam rapat yang sama, Anggota Komisi VII DPR RI Ratna Juwita Sari juga turut mendorong kenaikan pagu indikatif tersebut dan menyetujui asumsi dasar makro yang dipaparkan. "Harapannya pagu indikatif ini bisa digunakan secara selektif demi kebaikan masyarakat luas," tutur politisi PKB itu. 

Diposting 11-06-2021.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Sugeng Suparwoto

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Tengah 8

Ratna Juwita Sari

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Timur 9