Berita Anggota Parlemen

Dapat Jatah Hotel Isoman, Anggota DPR Dicaci Maki

sumber berita , 29-07-2021

Rencana DPR menyediakan fasilitas isolasi mandiri di hotel bintang 3 untuk para anggotanya yang terkena Covid-19, memantik emosi rakyat. Di dunia maya, warganet rame-rame mengeluarkan caci maki.

Rencana pengadaan fasilitas isoman ini disampaikan Sekjen DPR Indra Iskandar, Selasa lalu. Surat keputusan yang diteken Indra perihal layanan isoman itu beredar luas di kalangan wartawan.

Dalam surat itu, dijelaskan Sekjen DPR bekerja sama dengan beberapa hotel, menyediakan fasilitas karantina/isolasi mandiri bagi anggota DPR yang terkonfirmasi positif Covid-19 baik yang tanpa gejala (OTG) maupun gejala ringan.

Hotel yang dipersiapkan adalah Ibis Budget Grogol Petamburan, Jakarta Barat dan Hotel Oasis Atrium Senen, Jakarta Pusat. Selain untuk anggota DPR, fasiltias tersebut juga diperuntukkan bagi tenaga ahli maupun staf DPR yang terpapar Covid-19. Namun, fasilitas ini ditekankan tidak termasuk bagi anggota keluarga anggota Dewan.

Dalam masa menjalani isoman itu, anggota DPR mendapatkan sejumlah fasilitas. Makan tiga kali sehari, laundry tiga potong baju per hari, bebas Wifi dan parkir. Disediakan juga konsultasi dokter melalui telepon setiap hari serta kunjungan dokter atau perawat 2-3 kali. Anggota juga mendapat dapat vitamin dan satu kali tes PCR.

Tentu saja, fasilitas isoman di hotel ini dibiayai negara. Indra memastikan fasilitas hotel untuk isoman bukan program yang dianggarkan. Anggaran fasilitas itu bersumber dari anggaran perjalanan luar negeri yang tidak terpakai dan anggaran lain yang bersifat kontingensi. “Jadi kami menggeser-geser dari dana-dana itu. Anggaran Covid kan sekarang ada di setiap kementerian,” kata Indra.

Menurut Indra, penyediaan fasilitas isoman ini dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang kian parah. Beberapa pekan lalu, kata dia, ada belasan anggota DPR yang positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri di kompleks rumah dinas Kalibata, Jakarta Selatan. Komplain pun bermunculan dari para tetangga. Mereka khususnya yang memiliki anak-anak kecil khawatir terjadi penularan di lingkungan tersebut.

Indra pun menjajaki kerja sama dengan sejumlah hotel. Jadi anggota DPR tak perlu isolasi di rumah dinas lagi. Rencana itu mendapat penolakan dari publik. Sejumlah fraksi di DPR belakangan ikutan menentang gagasan itu.

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini meminta Sekjen membatalkan rencana itu. Kata dia, tak perlu sewa hotel. Cukup gunakan fasilitas yang dimiliki DPR seperti Wisma DPR di Kopo. “Kondisi rakyat saat ini sedang sulit, lagi pula ini tidak urgen,” kata Jazuli, kemarin.

Ketua Fraksi Nasdem Ahmad Ali juga menolak rencana itu. Kata dia, akan lebih tepat jika fasilitas itu dialokasikan untuk rakyat. “Angggota DPR saya kira bisa mengurus dirinya sendiri beserta keluarga untuk membiayai sendiri isolasi mandiri,” kata Ali, kemarin.

Sekjen PAN Eddy Soeparno menyampaikan hal serupa. Tak perlu hotel. Cukup maksimalkan rumah jabatan untuk isoman.

Namun, warganet tampaknya kadung kesal kepada DPR. Sampai tadi malam, kritikan, sindiran sampai caci maki menghujani linimasa Twitter. Dalang nyentrik Sudjiwo Tedjo sampai geleng-geleng kepala saat mengetahui rencana tersebut. Kata dia, isoman itu isolasi mandiri. Artinya, mandiri ya mengurus diri sendiri. Kok ini dibiayai negara.

“Wakil rakyat isolasi MANDIRI tapi ditanggung negara!! Tak ditanggung negara berarti isolasi super-mega-gala-MANDIRI,” cuit @sudjiwotedjo.

“Selamat kepada atasan wakil rakyat, yaitu rakyat, yang melakukan isolasi super-big-gala MANDIRI,” sambung Sudjiwo. Cuitan ini mendapat 1,341 retweet dan 2.390 suka.

Komentar dari warganet dalam menyindir para wakil rakyat tersebut juga tidak kalah pedasnya. “Kemaren minta rumah sakit khusus. Sekarang isom dibiayai. Besuk makan minta disuapin kali yaa? pake sekop,” kata @agungmulyo.

“Kok ngga adil amat. Kita rumah kecil, cuma ada 2 kamar tidur, isoman dirumah, anggota DPR orang kaya isoman dihotel, sekalian disediakan,” komen @darwin_lutor16. “Kalau dibayarkan negara berarti bukan mandiri namanya, dah banyak uang kok ndk bisa mandiri,” ujar @FyanArfand.

Ada juga warganet yang nyeleneh. Seperti disampaikan @radian_hikmah. Kata dia, boleh aja dibiaya negara asal isomannya di menara Saidah. Akun Retno juga ikut menyindir seharusnya anggota DPR memprioritaskan fasilitas kesehatan untuk tenaga medis yang berjuang di garis paling depan melawan Covid-19.

Diposting 29-07-2021.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Jazuli Juwaini

Anggota DPR-RI 2019-2024
Banten 2

Eddy Soeparno

Anggota DPR-RI 2019-2024
Jawa Barat 3

Ahmad Hi Ali

Anggota DPR-RI 2019-2024
Sulawesi Tengah