Berita Anggota Parlemen

DPRD Jateng Lantik Anggota PAW dari Fraksi Golkar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah melantik seorang anggota baru sebagai pergantian antarwaktu (PAW).

Anggota DPRD PAW tersebut berasal dari Fraksi Golkar.

Pelantikan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Jateng di kompleks Gedung Berlian Jalan Pahlawan Kota Semarang, Senin (14/12/2020).

Anggota DPRD Jateng hasil PAW tersebut yakni Anton Lami Suhadi yang menggantikan Samsul Bahri dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VII (Klaten, Sukoharjo, Solo).

Seperti diketahui, ada empat anggota DPRD Jateng yang meninggal dunia di masa pandemi ini.

Selain Samsul Bahri dari Golkar, anggota Fraksi Golkar lainnya yang meninggal yakni Siti Ambar Fatonah.

Kemudian, seorang anggota Fraksi PKB, Romli Mubarok dan dari Nasdem, Soeharto.

"Anton Lami Suhadi sebagai anggota PAW pada sisa masa jabatan 2019-2024 terhitung sumpah janji.

Keputusan ini ditetapkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian,” kata Sekretaris DPRD Jateng, Urip Sihabudin membacakan salinan putusan.

Setelah itu, Anton Lami yang juga menjabat Wakil Ketua DPD Golkar Jateng ini mengucapkan sumpah janji.

Pembacaan sumpah ini dipimpin Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto.

Setelah acara, Anton Lami menuturkan setelah dilantik sebagai anggota DPRD Jateng, dia harap bisa membantu masyarakat, terutama yang ada di dapilnya.

Selain itu juga dengan anggota Fraksi Golkar lain bersama- sama membesarkan partai serta menambah kursi pada pemilu 2024 mendatang.

“Sesuai arahan Pak Panggah (Kedua DPD Golkar Jateng), harus ada gerakan kepeduliaan, bangkit dan peduli.

Peduli pada masyarakat sekitar dalam bentuk apapun, aspirasi, atau yang lain yang harus partai berikan,” ucapnya.

Sebagai anggota Fraksi Golkar Jateng, kata dia, harus bergerak sesuai dengan yang diinginkan rakyat.

Kedekatan dilakukan sebagai upaya agar peduli dengan rakyat biasa.

Dia menceritakan, pada pemilihan legislatif 2019 lalu, dia hanya terpaut perolehan suara 1.500 dengan Samsul Bahri yang mendapatkan 35.000.

Sedangkan Anton memperoleh suara 33.500 suara.

Sebelumnya, ia juga pernah menjadi anggota DPRD Kota Semarang dua periode pada orde baru.

Namun, setelah reformasi, dia harus memilih antara jalan politik atau PNS sebagai dosen.

Setelah menjalani kehidupan sebagai dosen serta konsultan Bank Dunia, dia memilih untuk pensiun dini dan terjun kembali ke dunia politik dan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Diposting 15-09-2021.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Anton Lami Suhadi

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah 2019-2024

Syamsul Bahri

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah 2019-2024