Jangan Sampai Bali Blackout Saat RAFI 2026

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menyoroti secara khusus kesiapan keandalan kelistrikan di Bali menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah (RAFI 2026). Sebab itu, ia meminta PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di Pulau Dewata dalam kondisi aman dan andal, mengingat Bali merupakan etalase pariwisata nasional sekaligus destinasi internasional.

“Kita tidak berharap pada masa bulan puasa nanti listrik mati atau ada masalah yang menyebabkan ibadah masyarakat terganggu. Ini menjadi concern kita bersama,” ujar Patijaya saat membuka agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI bersama PT PLN di Kabupaten Badung, Bali, Minggu (22/2/2026).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada tahun 2024, margin cadangan daya (reserve margin) sistem kelistrikan Bali sempat menipis. Kondisi tersebut dinilai berisiko apabila terjadi gangguan tak terduga seperti trip pembangkit yang bisa berujung pada shutdown hingga blackout.

“Waktu itu margin reserve-nya hampir habis. Kita sudah ingatkan agar hati-hati, jangan sampai terjadi hal di luar rencana yang membuat power plant shutdown dan terjadi blackout,” ucapnya.

Apalagi, ungkapnya, Bali berada pada posisi strategis sebagai wajah Indonesia di mata dunia. Maka dari itu, keandalan pembangkit dan jaringan distribusi listrik di wilayah tersebut harus menjadi prioritas utama, terutama saat periode beban puncak yang bertepatan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata.

Tidak hanya itu saja, ia juga menekankan, optimalisasi pelayanan kelistrikan sangat penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, sekaligus menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia. “Harapan kami, kinerja penyediaan listrik di Bali benar-benar optimal, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan lancar dan tidak ada gangguan,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Diposting 23-02-2026.

Dia dalam berita ini...

BAMBANG PATIJAYA, S.E., M.M.

Anggota DPR-RI 2024-2029
Kepulauan Bangka Belitung