Anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti mengapresiasi produktivitas proses bisnis Garuda Food di tengah badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi di banyak tempat. Terlebih, kondisi geopolitik di timur tengah yang terjadi saat ini memungkinkan beberapa komoditi impor mengalami kesulitan rantai pasok dan meningkatnya fluktuasi harga.
“Setelah kita mendengarkan penjelasan dari PT Garuda Food, alhamdulillah seluruh proses produksi juga masih berjalan. Artinya seluruh tenaga kerja lokal, khususnya dari Kabupaten Gresik dan juga sekitarnya Alhamdulillah juga tidak terdampak (PHK),” ujar Nila kepada Parlementaria usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Tim Komisi VII DPR RI ke PT Garuda Food Putra-Putri Jaya, di Gresik, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026).
Selain persoalan produktivitas, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini berharap inovasi produk juga terus dilakukan. Sehingga, serapan tenaga kerja lokal sebagaimana diatur dalam Perda Kabupaten Gresik, dapat terus dijalankan.
Di sisi lain, setelah mendengarkan paparan dari Direksi PT Garuda Food, ia memastikan seluruh tenaga kerja di industri Makanan dan Minuman (Mamin) ini dapat terpenuhi hak Tunjangan Hari Raya (THR) di momen Idulfitri. Sehingga, ia berharap sustainabilitas produksi ini terus berlangsung agar hak-hak pekerja seperti pembayaran THR dan sebagainya dapat terus dipenuhi oleh PT Garuda Food.
“Juga yang penting adalah keberlanjutan, bukan hanya di tahun-tahun ini saja, tetapi keberlanjutan jangka panjang ini juga dipenuhi oleh PT Garuda Food,” jelas perempuan asli kelahiran Gresik tersebut.