Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto meminta pemerintah terus mengupayakan pemenuhan permintaan energi, sekaligus menciptakan sistem energi yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, termasuk bagi generasi mendatang.
“Target lifting minyak pada 2030 sebesar 1 juta barel per hari, agar target itu berjalan dengan sesuai dibutuhkan eksplorasi, jika melihat saat ini target produksi minyak 2026 baru 610 ribu barel per hari," ungkapnya saat Komisi XII melakukan kunjungan kerja di Gas Jambaran Tiung Biru, Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (11/4/2026).
Menurutnya untuk menopang pencapaian target tersebut, Pemerintah perlu mencermati besarnya potensi migas nasional yang mencapai 128 cekungan migas yang telah teridentifikasi di seluruh Indonesia. dari 128 cekungan migas yang telah teridentifikasi itu, hanya 60 yang telah dikembangkan, 68 sisanya merupakan area yang kaya data dan peluang.
“Dari 128 cekungan yang sudah dieksplorasi baru 60 cekungan artinya masih ada 68 cekungan yang belum didalami secara pasti apakah kandungannya terdapat minyak atau gas”, tutur Politisi Fraksi Partai NasDem itu.
Di sisi lain, ia meminta pemerintah menjalankan strategi untuk meningkatkan produksi minyak bumi yang berfokus pada identifikasi dan evaluasi cadangan yang belum ditemukan. Selain itu, juga diterapkan teknik Enhanced Oil Recovery (EOR) dan waterflood di lapangan-lapangan yang menjanjikan, serta optimalisasi pemanfaatan sumur-sumur yang tidak terpakai. Langkah-langkah terarah ini dirancang untuk memaksimalkan produksi dari wilayah kerja yang ada.