Wilayah perbatasan merupakan garda terdepan yang menjadi wajah Indonesia dengan negara tetangga. Namun demikian, Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia, mengatakan wilayah ini masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah, di mana wilayah yang luas namun belum didukung SDM yang memadai.
Karena itu, ia mendorong agar dilakukan penguatan sumber daya manusia (SDM), sistem keimigrasian, hingga transformasi digital.
"Wilayah perbatasan ini sangat strategis, sehingga penguatan SDM menjadi prioritas utama agar pelayanan dan pengawasan berjalan optimal,” katanya saat pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII DPR RI dengan Kakanwil Ditjen Imigrasi Kemenimpas beserta jajaran, di Pontianak, Kalimantan Barar, Kamis (9/4/2026).
Politisi Fraksi PKS ini juga menyoroti tingginya mobilitas masyarakat lintas batas yang belum diimbangi dengan sistem yang kuat. Menurutnya, keterbatasan infrastruktur seperti jaringan internet menjadi hambatan utama dalam pengelolaan data dan pelayanan keimigrasian serta pentingnya percepatan transformasi digital di sektor keimigrasian.
“Kendala seperti keterbatasan internet harus segera ditangani, karena berdampak langsung pada efektivitas pelayanan dan langkah konkret segera diambil untuk meningkatkan sistem pelayanan yang modern dan terintegrasi,” tegasnya.
Selain itu, Meity juga menyampaikan dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan pegawai imigrasi, khususnya yang bertugas di daerah rawan, melalui penambahan tunjangan maupun perlindungan asuransi.
"Perhatian terhadap kesejahteraan petugas di lapangan juga penting, karena mereka berada di garis depan menjaga kedaulatan negara." Pungkasnya.