Masalah Aset Tanah Puspenerbal akan Dibahas Panja Aset TNI

Komisi I DPR RI menemukan sejumlah persoalan terkait aset tanah milik Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) saat melakukan kunjungan kerja ke Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (15/4/2026). Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengungkapkan bahwa temuan tersebut akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut dalam Panitia Kerja (Panja) Aset TNI yang saat ini tengah dibentuk oleh Komisi I.

“Tadi juga kita menemukan beberapa masalah terkait dengan aset tanah milik Puspenerbal ini. Kami di Komisi I juga sedang membuat Panja Aset TNI. Data-data yang kami peroleh akan kita bawa ke Komisi I dan ke Panja Aset Tanah TNI,” ujar Sukamta.

Ia menjelaskan, Panja Aset TNI dibentuk sebagai langkah strategis untuk menata, menginventarisasi, serta memperkuat aspek hukum kepemilikan aset TNI, khususnya terkait tanah dan rumah dinas. Upaya ini dinilai penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan, seperti tumpang tindih lahan, konflik dengan masyarakat, hingga pengaturan hunian bagi purnawirawan.

Selain itu, Sukamta menambahkan bahwa Komisi I juga akan mendorong penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui pembahasan bersama pihak terkait di tingkat pusat. Dalam kunjungan tersebut, Komisi I menyoroti status kepemilikan aset serta kondisi sarana dan prasarana di lingkungan Puspenerbal.

Sukamta mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi penting terkait status Bandara Juanda yang ternyata merupakan aset milik TNI Angkatan Laut, dalam hal ini Puspenerbal. “Menarik karena kita juga baru mengetahui bahwa bandara yang ada di Juanda ini adalah Bandara Angkatan Laut. Selama ini Angkasa Pura menggunakan aset milik Puspenerbal,” ujarnya.

Selain meninjau aspek aset, rombongan Komisi I juga berkesempatan berkeliling melihat langsung fasilitas yang dimiliki Puspenerbal. Dari hasil peninjauan tersebut, Sukamta menilai bahwa secara umum sarana dan prasarana yang ada sudah cukup baik, meskipun masih membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat.

“Secara umum dari paparan maupun yang kita lihat langsung, sarana-prasarana di Puspenerbal cukup lumayan bagus, tetapi memang perlu perhatian dan peningkatan dari pusat,” jelasnya.

Melalui kunjungan kerja ini, Komisi I berharap adanya peningkatan dukungan terhadap Puspenerbal, baik dari sisi infrastruktur maupun pengelolaan aset, guna menunjang kesiapan operasional pertahanan udara laut nasional. 

Diposting 16-04-2026.

Dia dalam berita ini...

Dr. H. SUKAMTA

Anggota DPR-RI 2024-2029
Daerah Istimewa Yogyakarta