Evaluasi sistem pendidikan kedokteran hingga penguatan mutu pendidikan tinggi menjadi perhatian Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga Dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Selama forum berlangsung, dirinya menyoroti persoalan yang dihadapi mahasiswa kedokteran setelah menyelesaikan pendidikan akademik.
Menurutnya, ribuan lulusan kedokteran masih harus menghadapi berbagai tahapan ujian dan uji kompetensi yang dinilai terlalu panjang. Kondisi tersebut, kata Sabam, perlu dievaluasi agar tidak menjadi beban berlebihan bagi mahasiswa, tanpa mengurangi kualitas pendidikan kedokteran itu sendiri.
“Ada ribuan mahasiswa kedokteran yang nasibnya masih menggantung. Setelah lulus, mereka masih harus menghadapi berbagai tahapan ujian dan uji kompetensi. Menurut saya, proses ini perlu dievaluasi dan disederhanakan tanpa mengurangi kualitas, sehingga tidak menjadi beban yang berlebihan bagi mahasiswa,” kata Sabam dalam keterangan resmi yang diterima Parlementaria di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Selain pendidikan kedokteran, Politisi Fraksi Partai Demokrat itu juga menyoroti kualitas pendidikan tinggi secara umum, termasuk perkembangan Universitas Terbuka (UT) yang dinilai semakin diminati masyarakat. Ia menilai perlu adanya perhatian serius terhadap kualitas pembelajaran agar tetap terjaga di tengah meningkatnya akses pendidikan tinggi.
“Universitas Terbuka memiliki peran penting dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Namun demikian, kita juga perlu memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga, salah satunya dengan memperhatikan rasio dosen dan mahasiswa agar proses pendidikan berjalan optimal,” ujar Sabam.
Dirinya juga mengingatkan pentingnya penguatan regulasi dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi, menyusul masih tingginya angka pengangguran lulusan perguruan tinggi. Menurutnya, kualitas lulusan perlu benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja agar pendidikan tinggi mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompetitif.
“Tujuan kita adalah menciptakan sistem pendidikan tinggi yang berkualitas, adil, dan mampu menjawab tantangan masa depan bangsa,” pungkas Sabam.