Perselingkuhan sesama anggota dewan di DPRD Kabupaten Belitung, Minggu (21/8) dini hari terungkap, sangat memalukan. Meski dalam bulan Ramadhan, dengan alasan kunjungan kerja, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Mahadir Basti (40) bersama Heliana (35), yang juga anggota DPRD Belitung, digerebek tengah selingkuh di dalam kamar Hotel Oasis Amir, Senen, Jakarta Pusat.
Celakanya, yang menggerebek pasangan selingkuh itu justeru Juniati istri Mahadir Basti sendiri bersama seorang anak lelaki mereka. Juniati dan anaknya menerobos ke hotel melihat dengan mata kepala langsung Mahadir sedang berduaan bersama Heliana. Tak lama kemudian polisi datang setelah dihubungi Juniati.
Penangkapan Mahadir, yang juga Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Belitung dan Heliana, Sekretaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sempat berlangsung alot. Pasalnya, Mahadir yang berada di dalam kamar semula tidak mau membukakan pintu. Berkat negosiasi polisi, Mahadir kemudian membuka pintu dan membiarkan istri dan anaknya masuk ke dalam kamar.
Saat diwawancari wartawan yang ikut serta penggerebekan, Mahadir berkilah tidak sedang berselingkuh dengan Heliana di dalam kamar hotel nomor 1620 itu. Sementara dari keterangan petugas hotel, Mahadir dan Heliana sejak sore hari sudah berduaan di dalam kamar tersebut. Yang ada kader PBB itu malah menghardik istrinya yang menurutnya sudah membuat malu keluarga.
“Jangan banyak bicara, kamu mau semuanya hancur? Jangan banyak bicara,” bentak Mahadir pada Juniati saat didekati wartawan seperti dikutip Media Indonesia edisi kemarin.
Sedangkan selingkuhannya Heliana, hanya tertunduk dan menutupi wajah dengan bantal menghindari kamera wartawan. Heliana yang masih bersuami dan memiliki 3 anak itu tidak bicara sepatah kata pun, saat mengetahui yang masuk ke dalam kamar mereka adalah istri Mahadir dan anaknya. Kini, kedua pasangan anggota dewan selingkuh itu diboyong ke Polres Jakarta Pusat dan dijerat pidana perzinahan.
Didukung Anak
Perselingkuhan pasangan Mahadir Basti dan Hellyana di kamar Hotel Oasis Jakarta Pusat ini, tak disangka-sangka oleh Juniati istri Mahadir, meski hampir setahun mencurigai tingkah polah suaminya itu. Ia mempertanyakan kemana moralitas kedua anggota dewan tersebut.
“Di mana letak moralitasnya, seorang wakil rakyat yang menyakiti hati rakyat hingga berkeping-keping. Hancurnya hati saya dan masa depan keluarga saya,” ujar Juniati Mahdir, saat dihubungi Rakyat Pos via telepon kemarin.
Juniati yang saat dihubungi mengaku shock dan dalam keadaan sakit, membenarkan ia bersama puteranya menggerebek Mahadir dan Heliana tengah berduaan di dalam kamar hotel. Kendati merasa sakit hati, ia menyebutkan akan bersikap objektif. Juniati akan melaporkan suami dan pasangan selingkuhnya ke Badan Kehormatan DPRD Bangka Belitung. Tanpa menempuh proses s
erupa ke pucuk pimpinan tertinggi partai.
“Sebetulnya bukan saya tidak mau melaporkan, publik kan sudah tahu, suratnya ada di Polda Metro, sudah jelas sehingga tergantung partai mau menindak atau tidak. Saya tidak perlu mencampuri kedudukan partai. Saya cuma menuntut hak saya sebagai seorang wanita dan sebagai seorang istri pejabat yang tak dihargai,” tegasnya.
Juniati atau yang akrab disapa Yang Cit ini juga mempersilakan publik menilai sendiri prilaku suaminya yang kebetulan menjabat sebagai pimpinan DPRD Kebupaten Belitung.
“Anak saya juga sudah tahu sejak satu tahun lalu dan mendukung saya untuk melepaskan Bapak. Anak-anak dan saya sakit hati, tapi sudah biasa menelan pahit,” tuturnya.
Selama ini diakui Juniati, ia mencoba menguatkan diri demi anak-anaknya. Namun ulah suaminya yang nota bene wakil rakyat tak kunjung berubah. Sehingga dia memutuskan untuk membongkar skandal asmara wakil rakyat di Kabupaten Belitung itu.
“Dia tak mau melupakan saya, tapi juga tak mau mengubah prilakunya. Dia kayak orang enggak tegas. Sehingga saya ini pada posisi sakit. Sudah lama saya bilang mari selesaikan secara baik-baik, tapi jawaban dia nanti-nanti,” beber Juniati.
Perempuan selingkuhan suaminya, kata Juniati, juga memiliki anak dan suami. Sebelum terlibat skandal asmara dengan suaminya, Heliana anggota Komisi III dari PPP itu juga pernah terseret dalam kasus serupa.
“Dia istri Pak Heri, mantan Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Pandan, Belitung. Waktu kami gerebek, dia cuma menutupi muka pakai bantal. Terus masuk ke sel, dia pakai jilbab, ngaji surat Yasin,” cibirnya seperti ditulis okezone.