FPDIP Dukung Tama Bongkar Rekening Polisi

Tujuh anggota Fraksi PDI Perjuangan menjenguk aktivis Indonesia Corruption Watch, Tama Satrya Langkun, yang sedang dirawat. Dalam pertemuan itu, Fraksi PDI Perjuangan memberikan dukungan penuh kepada Tama untuk melanjutkan upayanya dalam membongkar korupsi.

Politisi PDI Perjuangan yang hadir antara lain Gayus Lumbuun, Sidarta Danusubroto, dan Rieke Diah Pitaloka. Pertemuan dengan Tama itu berlangsung sekitar 45 menit di RS Asri, Duren Tiga, Jakarta, Senin 12 Juli 2010.

Usai menjenguk, Gayus menyatakan perjuangan pemberantasan korupsi harus dilanjutkan. "Perjuangan ini kan tujuannya pemberantasan korupsi," ujar Gayus. "Termasuk ICW."

Sidarta menambahkan bahwa peristiwa penganiayaan yang dialami Tama adalah bentuk teror yang dialami aktivis pemberantasan korupsi. Sidarta meminta agar pelaku segera ditangkap. "Siapa pun pelakunya bisa saja pihak ketiga, oleh karena itu kami meminta polisi mengusut kasus ini," jelasnya.

Seperti diketahui, Tama Satrya Langkun, terluka parah pasca dianiaya beberapa pria tegap ketika melintas Kawasan Duren Tiga, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis 8 Juli sekitar pukul 04.00 WIB. Tama adalah aktivis ICW yang telah melaporkan kasus rekening perwira tinggi Polri ke KPK.

Penganiayaan Tama hanya dua hari setelah kantor Majalah Tempo di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat dilempari bom molotov. Sebelumnya, Majalah Tempo menurunkan laporan utama tentang kasus rekening mencurigakan milik sejumlah perwira tinggi Polri.

Diposting 07-09-2010.

Mereka dalam berita ini...

Sidarto Danusubroto

Anggota DPR-RI 2009-2014 Jawa Barat VIII
Partai: PDIP

Rieke Diah Pitaloka

Anggota DPR-RI 2009-2014 Jawa Barat II
Partai: PDIP