Berita Anggota Parlemen

Asumsi Harga Minyak di APBN 2012 Tak Sesuai Harga ICP

Asumsi harga minyak dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2012 dinilai tidak sesuai dengan perkembangan harga minyak mentah Indonesia (ICP).

Diketahui, asumsi harga minyak di APBN sebesar USD90 per barel sementara harga minyak sekarang sudah mencapai USD110 per barel.

"Jadi dari awal tahun sudah tidak sesuai. Apalagi nilai tukar rupiah juga diperkirakan akan lebih lemah dibanding asumsi APBN 2012, ini semakin menambah tekanan," tukas Anggota Badan Anggaran DPR RI Ecky Awal Mucharam, dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, Jumat (30/12/2011).

Walaupun demikian, dia memprediksi bila harga minyak tahun depan ada kemungkinan turun karena perlambatan ekonomi dunia akibat krisis Eropa.

Ecky mengingatkan jika harga minyak tetap tinggi maka beban subsidi BBM dan listrik juga akan melonjak. Untuk itu Ecky meminta pemerintah agar betul-betul menjaga kinerja lifting minyak dan pembatasan BBM bersubsidi.

"Ketidakpastian harga minyak saja sudah cukup memberatkan APBN, jangan lagi ditambah dengan kembali tidak tercapainya lifting minyak dan kembali jebolnya subsidi BBM", tutup Ecky.

Diposting 02-01-2012.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Ecky Awal Mucharam

DPR-RI 2009 Jawa Barat III
Partai: PKS