Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono diungkapkan Ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah menjadi salah satu penasihat fraksinya. Ibas duduk di posisi itu bersama delapan politisi senior Demokrat lainnya, seperti Marzuki Alie dan Hayono Isman.
Beberapa kalangan pun mempertanyakan apakah layak Ibas ditunjuk menjadi penasihat fraksi? Atau ini adalah bukti bahwa orang-orang partai pemenang pemilu tersebut memang hobi 'menjilat'. Ibas adalah anak bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Menanggapinya, Jafar membantahnya. "Ibas posisinya adalah sekjen di partai. Kebetulan dia juga annggota DPR," jawab Jafar di gedung DPR, Kamis (26/8).
Meski tidak menjawab secara jelas, Jafar menyatakan tidak ada salahnya memberi kesempatan Ibas untuk menduduki posisi tersebut. "Ibas ditempatkan sebagai penasihat agar ia bekerja lebih optimal lagi," tambahya,
Penasehat lainnya di Fraksi Partai Demokrat diungkap Jafar adalah Melanie Leimena, Max Sopacua, Jhonny Allen Marbun, Abdul Wahab Dalimunthe, Yahya Sacawirya, dan Taufik Effendy.
Ditanyakan mengapa tidak turut serta memasukkan Ruhut Poltak Sitompul, Jafar menyatakan memang keputusannya sudah begitu adanya. "Lagi pula Ruhut sudah di Fraksi MPR dan di badan legislasi," tambahnya. (Mar/OL-5)