DIY Segera Inventarisasi Sumber Air Bersih

sumber berita , 21-05-2012

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY tahun depan akan mengiventarisasi sumber air bersih diwilayah. Langkah ini dilakukan karena meskipun penurunan air tanah saat ini masih di bawah ambang batas 20%, namun perlu juga diantisipasi terjadinya krisis air bersih di tahun-tahun mendatang. 

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengatakan, inventarisasi meliputi sumber air permukaan dan sumber air tanah. Menurut Sultan, berdasarkan evaluasi yang dilakukan, kebutuhan air bersih di DIY pada 2030 mendatang akan meningkat hingga 200% dibandingkan sekarang. Saat ini kebutuhan air bersih di DIY mencapai 3,5 meter kubik perdetik. Kebutuhan tersebut dicukupi dengan sistem perpipaan sebanyak 2,3 meter kubik perdetik. Sementara sisanya dipenuhi dengan sistem sumur gali, bor dan mengambil langsung dari sumber air permukaan.

“Dengan kondisi sumber mata air, serta mempertimbangkan laju pertambahan penduduk, kebutuhan air bersih pada 2030 akan mencapai 7,7 meter kubik perdetik,” kata Sultan, kemarin. Data terakhir yang diperoleh Pemprov DIY menyebutkan, cadangan sumber air baku di DIY masih berkisar di angka 27,1 meter kubik perdetik. 

Anggota DPRD DIY Sadar Narima mengatakan, saat ini DPRD DIY sedang melakukan pencermatan terhadap draf Raperda Air Tanah yang diajukan oleh eksekutif. Perda tentang Air Tanah dibutuhkan untuk menjadi kontrol terhadap eksploitasi air tanah.

Diposting 21-05-2012.

Dia dalam berita ini...

Sadar Narima

Anggota DPRD Provinsi DI Yogyakarta 2009-2014 Yogyakarta 4
Partai: PAN