Berita Anggota Parlemen

Dua Anggota DPRD Nyaris Adu Jotos

sumber berita , 14-08-2012

Anggota DPRD Bulukumba Askar dengan Andi Asman nyaris adu jotos sebelum rapat paripurna penyerahan sisa lebih penggunan anggaran (Silpa) tahun anggaran (TA) 2011 dimulai, kemarin.

Kejadian yang disaksikan langsung Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan, Wakil Bupati Syamsuddin, sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan anggota Dewan itu, berawal ketika keduanya adu mulut memprotes pelaksanaan rapat paripurna. Andi Asman mendesak agar rapat paripurna itu dibatalkan karena dinilai tak sesuai prosedur. 

Namun, Askar yang juga Ketua DPC PPP Bulukumba marah dan tetap ngotot rapat paripurna dilanjutkan sebab sudah masuk dalam agenda Dewan. Karena saling mempertahankan argumentasi masing-masing, keduanya nyaris adu jotos. Beruntung, peristiwa yang memalukan tersebut tidak berlangsung lama setelah anggota DPRD lainya berhasil memisahkan keduanya. 

Meski sebenarnya Askar sempat mengeluarkan badik yang tersimpan di pinggangnya dan mencari Andi Asman yang telah meninggalkan ruang paripurna DPRD Bulukumba. Sekretaris Fraksi Bulukumba Bersatu (FBB) DPRD Bulukumba Muhammad Djuharta mengungkapkan, bahwa penjadwalan kembali paripurna ini pasca tidak kuorum, sebenarnya melanggar prosuder. Sebab, penetapan jadwal tidak melibatkan semua fraksi.

Padahal, sesuai tata tertib ketika tidak kuorum, penjadwalan ulang harus melibatkan semua fraksi. “Ini yang menyebabkan teman-teman Dewan lain memprotes dan meminta rapat paripuran ditunda karena ada tahapan yang dilanggar para pimpinan. Misalnya, fraksi kami tidak dilibatkan, padahal saya ini punya hak suara dalam menentukan jadwal paripurna,” ungkap Muhammad Djuharta. 

Dia menjelaskan, sesuai peraturan pemerintah (PP) No 18 tahun 2010, Pasal 98 aya (5) disebutkan bahwa jika paripurna sudah dua kali tidak kourum, maka kembalikan ke pimpinan Dewan bersama fraksi untuk mengambil keputusan. Hanya, tidak dilakukan dan mereka mengambil sikap diluar pemberitahuan fraksi “Pimpinan harus menjelaskan kenapa saya tidak dilibatkan,” kata Djuharta. 

Sementara Ketua Komisi A DPRD Bulukumba Fahidin HDK mengemukakan, pihaknya memprotes karena ingin aturan ditegakkan, bukan kekuasaan yang menghalakan segala cara meski itu melanggar. Apalagi, pernyataan bupati menyebutkan anggota Dewan muda dihadirkan dalam paripurna yakni cukup dikasih uang saja. “Bupati harus paham kalau tidak semua anggota Dewan bisa diukur dengan proyek atau uang.

Kami tidak hadir dalam paripurna sehingga menyebatkan paripurna tidak kourum karena ingin menegakkan aturan. Selain itu, pimpinan harus menjelaskan apa dasarnya sampai menjadwalkan kembali diluar sepengetahuan fraksi,” ujar legislator asal Dapil Kecamatan Ujung Bulu-Ujung Loe ini. Wakil Ketua DPRD Bulukumba Andi Edy Manaf mengatakan, bahwa kejadian tersebut adalah bagian dari pesta demokrasi yang harus dipahami semua kalangan. Apalagi, mereka saling mempertahankan pendapatnya itu sah-sah saja.

“Kejadian itu biasa dalam paripurna. Jadi, tidak perlu ditanggapi,” ungkap Andi Edy Manaf. Meski demikian, Ketua DPD II PAN Bulukumba ini menambahkan, pada dasarnya tahapan jadwal paripurna kebali setelah dua kali tertunda karena tidak kourum sudah melalui mekanisme. Bahkan, semua fraksi sudah diundang agar hadir dalam menetapkan jadwal paripurna, hanya tidak hadir. 

“Rapat pertama memang hadir, tapi rapat kedua mereka tidak hadir,” terangnya. Terpisah, Aktivis Aliansi Masyarakat Penegak Demokrasi (AMPD) Bulukumba Muhammad Musafir mengaku, pihaknya menyayangkan insiden adu jotos yang diperlihatkan oknum Dewan dihadapan pejabat eksekutif tersebut. Menurut dia, kejadian ini tidak mencerminkan kedewasaan DPRD, seharusnya mereka bisa menahan diri terlebih di bulan suci Ramadan ini. 

“Dewan harus memperlihatkan wibawa. Apalagi ada cap sebagai yang terhormat. Seharusnya itu dijaga. Kejadian ini jelas mencoreng citra Dewan. Terlebih lagi kalau yang diributkan adalah kepentingan pribadi. Sungguh memalukan,” ujar Musafir.

Diposting 14-08-2012.

Mereka dalam berita ini...

Fahidin

DPRD kab. Bulukumba 2009 Kab. Bulukumba 3
Partai: PDK

Edy Manaf

DPRD kab. Bulukumba 2009 Kab. Bulukumba 3
Partai: PAN

Am Juharta

DPRD kab. Bulukumba 2009 Kab. Bulukumba 1
Partai: PKPI

A. Asman

DPRD kab. Bulukumba 2009
Partai: Golkar

Askar HL

DPRD kab. Bulukumba 2009 Kab. Bulukumba 4
Partai: PPP