Kekerasan Pelajar Marak, Jokowi tak Maksimal

sumber berita , 09-10-2013

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo menuding Pemprov DKI tak maksimal dalam menyelesaikan persoalan kenakalan pelajar.

Hal itu dibuktikan dengan masih maraknya kasus tawuran antara pelajar. Bahkan terakhir, kasus kekerasan yang dilakukan seorang pelajar dengan menyiram air keras kepada penumpang Bus PPD di kawasAN Jatinegara, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

"Berkali-kali sudah disampaikan harus ada pola pendekatan interaktif dan komprehensif," kata Dwi Rio kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/10/2013).

Untuk itu diungkapkannya, Pemprov DKI harus melakukan pendekatan terhadap anak pelajar dan sekolah sebagai instansi yang bersentuhan langsung dengan proses program belajar mengajar.

Selanjutnya, faktor orangtua juga tidak kalah penting dalam melakukan pengawasan, dan pendidikan anak di lingkup keluarga. Pasalnya, keluarga merupakan benteng moral setelah didikan di sekolah.

Politisi asal PDIP itu menambahkan, masalah kenakalan yang dilakukkan pelajar di Jakarta sudah seringkali dibahas. Hal ini ketika tawuran SMAN 6 dengan SMAN 70 Jakarta juga mencuat.

Anggota Komisi E itu menambahkan, masalah kenakalan yang dilakukkan pelajar di Jakarta sudah seringkali dibahas. Hal ini ketika tawuran SMAN 6 dengan SMAN 70 Jakarta juga mencuat.

"Untuk itu kita sampaikan bahwa sebetulnya pendekatan tidak bisa parsial, selain kepada si anak, sekolah juga harus berperan lakukan identifikasi dini terhadap si anak, termasuk melakukan pembinaan terhadap orangtua," jelas Dwi Rio.

"Sekarang coba dicek masing-masing kelas seperti apa para guru dalam memberikan pembinaan. Selain di sekolah, di luar (lingkungan) juga perlu dilihat. Artinya orangtua juga ikut berperan," tandasnya.

Diposting 09-10-2013.

Dia dalam berita ini...

Dwi Rio Sambodo

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta 2009-2014 DKI Jakarta 3
Partai: PDIP