Wakil Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, meminta pemerintah daerah (Pemda) Aceh Singkil segera menuntaskan kasus bentrokan antar warga yang telah menelan korban jiwa tersebut.
"Kita ingin, kasus tersebut bisa dituntaskan, sehingga tidak menjadi 'Bumerang' dikemudian hari," ujar Ketua Komisi X DPR-RI itu dalam pernyataan resminya, Rabu (14/10).
Meskipun situasi sudah mulai membaik pasca terjadinya bentrok tersebut, kata anggota Fraksi Demokrat ini, tapi tidak lantas persoalan itu selesai.
"Ya, kita meminta pemerintah Aceh Singkil bisa menfasilitasi dan mencari solusi yang terbaik, sehingga bisa tercipta kerukunan antar umat beragama dan saling menghormati," ungkap politikus asal Aceh ini.
Ketua DPP Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) meminta pemerintah setempat segera membuat aturan yang tegas yang bisa menyelesaikan persoalan ini.
Langkah-langkah tersebut harus dilakukan agar isu suku, ras, agama dan antargolongan (SARA) di seputar kejadian bisa disingkirkan.
"Kita meminta pemerintah harus gerak cepat, mengingat isu SARA sangat mudah untuk menyulut konflik," ungkapnya seraya meminta minoritas bisa menghargai mayoritas.