Ketua DPR RI Setya Novanto menerima delegasi Pemerintah Italia yang dipimpin langsung oleh Presiden Sergio Matarella di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/11) sore.
Setya menemui Presiden Italia didampingi Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Wakil Ketua Komisi I DPR, Tantowi Yahya, dan Sekretaris Panja Penerimaan DPR, M.Misbakhun. Tampak hadir pula Menteri Pariwisata, Arif Yahya.
Setya Novanto menyatakan, pihaknya berharap bahwa hubungan Indonesia-Italia, khususnya di bidang perdagangan, seharusnya semakin ditingkatkan. Berdasarkan catatannya, nilai perdagangan Indonesia dengan Italia pada tahun 2013 mencapai US$ 3,82 miliar, dan meningkat menjadi US$ 4 miliar di tahun 2014.
"Kami harap itu dapat ditingkatkan ke depan, begitu juga kerja sama di bidang lain seperti investasi," kata Setya.
Politikus Golkar ini mengatakan, hubungan bilateral Indonesia-Italia sudah terjadi lebih dari 60 tahun dan sejauh ini berjalan dengan baik. Buktinya, sudah dibentuk Asosiasi Persahabatan dan Kerja Sama Indonesia-Italia pada 2006 dan Forum Konsultasi Bilateral pada 2009.
"DPR akan mendukung berbagai upaya peningkatan kerja sama bilateral kedua negara, khususnya bila membawa kemajuan bagi kehidupan masyarakat kedua negara," jelas Novanto.
Dikatakan Setya, pihaknya akan mendukung bila pihak Italia bisa turut terlibat dalam membantu Pemerintahan Jokowi-JK, khususnya terkait visi membangun infrastruktur dan konektivitas antarwilayah di Indonesia. "Termasuk mendukung konektivitas maritim yang saat ini menjadi prioritas pemerintahan Jokowi-JK," imbuh dia.
Novanto secara terbuka juga mengakui Indonesia ingin belajar dari pengalaman Italia tentang manajemen keuangan, khususnya terkait asset recovery pengembalian dana dari luar negeri.