Komentari
Berita Anggota Parlemen

Komisi VI Kagumi PT Semen Indonesia Lestarikan Lingkungan

sumber berita , 28-11-2016

Tim Komisi VI DPR RI mengaku kaget melihat langsung kondisi pabrik semen milik PT Semen Indonesia di Tuban. Sebab, kondisi pabrik perusahaan semen milik BUMN itu tak seperti yang dibayangkan. Karena itu, saat melihat langsung ke pabrik, Tim Kunjungan Spesifik Komisi VI DPR RI minta ditunjukkan lokasi-lokasi yang menjadi pusat produksi, termasuk lokasi bahan baku diambil.

‘’Terus terang ini tidak seperti ekspektasi saya tentang pabrik semen. Kalau lewat di daerah Cibinong yang ada pabrik semen kita bisa tahu. Namun, kondisi di sini sangat jauh berbeda,’’ ujar Ketua Komisi VI DPR Teguh Juwarno saat di lokasi. Tuban, Sabtu(26/11)

Sebanyak 11 anggota komisi yang membidangi BUMN ini berkunjung langsung ke pabrik semen tersebut.  Teguh Juwarno mengaku, saat baru masuk ke lokasi pabrik, dia langsung disambut dengan pemandangan hijau dan segar. Udara yang sejuk dan lingkungan yang asri. Lokasi tempat produksi juga sejuk. ‘’Karena selama ini pabrik semen itu identik dengan debu, asap dan lingkungan yang gersang. Namun di sini kesan itu terbantahkan. Karena ternyata Semen Indonesia ini bisa menjaga dan melestarikan lingkungan. Tadi kita lihat pemandangan yang hijau dan romantis,’’ tambahnya.

Semen Indonesia menurut dia, bisa menjadi teladan. Sebab, sebagai produsen semen utama di Indonesia, dalam menambang untuk bahan baku sangat memedulikan kelestarian lingkungan. Sehingga, dia meminta apa yang dilakukan PT Semen Indonesia itu bisa menjadi standar pengelolaan pabrik semen di seluruh Indonesia. ‘’Apa yang dilakukan di Tuban ini bisa di bawa ke mana-mana. Bahwa pengelolaan pabrik semen mestinya ya seperti ini,’’ katanya.

Politisi PAN ini setelah menyaksikan langsung ke lokasi bekas tambang, ternyata, tidak seperti yang dia bayangkan. Lahan bekas tambang ternyata sudah dikelola dengan sangat baik. Ada danau-danau di lahan bekas tambang yang dijadikan kolam keramba untuk budidaya iklan. Air dari danau itu digunakan untuk irigasi areal pertanian warga. ‘’Sehingga setahun bisa panen tiga atau empat kali. Ini bagus. Ke depan juga bisa menjadi destinasi wisata,’’ terang dia.

Kemudian, di lahan bekas tambang lainnya sudah direklamasi dengan ditanami berbagai pohon yang bisa menjadikan nilai tambah. Salah satunya hutan jati dan sebagainya. Sehingga, Teguh tak melihat wilayah gersang di lahan bekas tambang karena semua dikelola dengan baik. ‘’Semua sudah bagus. Sekarang jika ada yang masih mempersoalkan kami bisa menjawab dan memberikan penjelasan,’’ tandasnya.

Usai dari lapangan, Teguh Juwarno yang didampingi Sartono Hutomo, Dwie Arum Hadiati, Darmadi Duriyanto dan Kholilurrohman. Selain itu Andriyanto Johansyah, Habib Mustofa Assegaf, Bambang Haryo, Syekh Matriagung, Nyak Kadir dan Nyoman Damarte tersebut menerima penjelasan mengenai perusahaan dari Dirut PT Semen Indonesia Rizkan Chandra. Pertemuan digelar di ruang Wijaya Kusuma lantai 7 kantor pusat PT Semen Indonesia.

Diposting 28-11-2016.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Muhammad Martri Agoeng

Anggota DPR-RI 2014
Jawa Tengah IV

Nyoman Dhamantra

Anggota DPR-RI 2014
Bali

Nyat Kadir

Anggota DPR-RI 2014
Kepulauan Riau

Mustofa Assegaf

Anggota DPR-RI 2014
Jawa Timur II

Bambang Haryo S.

Anggota DPR-RI 2014
Jawa Timur I