Berita Anggota Parlemen

Politikus PDIP: Mutasi TNI Tak Perlu Adu Hadi dan Gatot

RUU terkait:

Isu: Permasalahan TNI

CNN Indonesia, 21-12-2017

Anggota Komisi I DPR Charles Honoris mengatakan, pembatalan mutasi 16 perwira tinggi di lingkungan TNI seharusnya tidak dimanfaatkan untuk mengadu domba antara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dengan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Hal itu dimaksudkan agar Gatot bisa memasuki masa pensiun pada Maret 2018 dengan tenang.

"Tidak perlu juga mengadu-adu antara panglima baru dengan panglima yang lama. Biarkanlah Panglima yang lama (Gatot) menjalani masa pensiun dengan tenang tanpa diganggu hiruk pikuk dan kegaduhan politik," kata Charles dalam keterangan tertulis kemarin.

Charles berpendapat, pembatalan mutasi sengaja dilakukan Hadi agar roda organisasi TNI berjalan dengan optimal. Hadi dinilai memahami kebutuhan organisasi TNI yang dipimpinnya saat ini.

Lebih lanjut, politisi PDIP ini berkata, setiap pemimpin memiliki gaya dan strategi tersendiri dalam memimpin. Hal itu perlu dihormati dan dipatuhi selama tidak melanggar aturan yang berlaku.

"Setiap pemimpin juga pasti memiliki metodologi dan cara kerjanya sendiri. Jadi sah-sah saja ketika Marsekal Hadi memiliki kebebasan untuk bisa melakukan perombakan," ujarnya

Lebih dari itu, Charles berharap, semua pihak tidak menjadikan pembatalan mutasi sebagai polemik. Apalagi pembatalan itu sudah dipertimbangkan secara matang oleh Hadi.

"Masalah ini sudah tidak perlu menjadi polemik dan diperdebatkan lagi," ujar Charles.

Sebelumnya, Marsekal Hadi menerbitkan Surat Keputusan Nomor Kep/982.a/XII/2017 pada 19 Desember 2017. SK itu membatalkan mutasi 16 dari 85 pati yang sebelumnya dimutasi oleh Jenderal Gatot.

Di antara 16 Pati yang batal dimutasi yaitu Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi tetap menjabat Pangkostrad, Mayjen TNI Sudirman tetap menjadi Asops KSAD, Mayjen TNI A.M. Putranto tetap menjabat Pangdam II/Swj, Mayjen TNI Subiyanto tetap menjabat Aspers Kasad, Mayjen TNI Agung Risdhianto tetap menjabat Dankodiklat TNI.

Ada pula, Brigjen TNI Gunung Iskandar tetap menjabat Waaspers Kasad, Kolonel Inf Agus Setiawan tetap menjabat Pamen Denma Mabesal, dan Brigjen TNI Heri Wiranto tetap menjabat Waaspers Panglima TNI.

Brigjen TNI Edison Simanjuntak tetap menjabat Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI, Brigjen TNI Herawan Adji tetap menjabat Dir F Bais TNI, Kolonel Kav Steverly Christmas P tetap menjabat Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, dan Kolonel Inf Syafruddin tetap menjabat Paban IV/Ops Sops TNI. 

Sementara pati dari TNI Angkatan Laut yang dibatalkan mutasinya yaitu Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono tetap menjabat Dankormar, Brigjen TNI (Mar) Hasanudin tetap menjabat Kas Kormar, Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah tetap menjabat Danpasmar II Kormar, Kolonel Mar Edi Juardi tetap menjabat Asops Kormar.

Diposting 04-01-2018.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Charles Honoris

Anggota DPR-RI 2014
DKI Jakarta III