Komentari
Berita Anggota Parlemen

Fadli Zon: Blokade terhadap Qatar Langgar HAM, Mesti Dihentikan

RUU terkait:

Isu: Kunjungan Kehormatan Parlemen

Detik News, 23-01-2018

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon bertemu dengan Ketua Parlemen Qatar HE Ahmed bin Abdullah bin Zaid Al Mahmoud di gedung Parlemen Qatar. Sejumlah kesepakatan dicapai dalam pertemuan tersebut.

Fadli mengatakan HE Ahmed bin Abdullah menyambut positif kedatangan parlemen Indonesia. Qatar juga mengapresiasi sikap objektif Indonesia dalam melihat konflik di kawasan teluk Arab.

Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan kedewasaan dan kebijaksanaan Indonesia. Parlemen Qatar menyampaikan tak pernah terprovokasi dengan kebijakan blokade yang dilakukan negara tetangga mereka.

"Kepada delegasi parlemen Indonesia, Ketua Parlemen Qatar HE Ahmed bin Abdullah bin Zaid Al Mahmoud menjelaskan sikap Qatar yang tidak akan terprovokasi oleh kebijakan blokade negara tetangga. Termasuk ketika ada pesawat tempur satu negara tertentu melintasi wilayah udara Qatar tanpa izin," kata Fadli dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/1/2018).

Selain itu, Qatar menyatakan tetap berpegang pada hasil investigasi PBB yang menyatakan blokade oleh negara tetangga sebagai tindakan ilegal.

"Selain itu, Qatar tetap akan berpegang pada hasil investigasi UN yang menyatakan blokade oleh negara-negara tetangga, adalah satu tindakan ilegal dan sewenang-wenang. Bahkan sudah tergolong economic crime," tuturnya. 

"Tapi Qatar menegaskan, blokade tak akan mengubah komitmen yang sudah dibangun dengan semua negara. Termasuk komitmen dengan negara-negara yang memblokade. Karena hal itu hanya akan mengorbankan kehidupan rakyat," sambung Fadli.

HE Ahmed bin Abdullah bin Zaid Al Mahmoud mencontohkan soal kontrak pasokan gas Qatar kepada Uni Emirat Arab (UEA) yang dipakai untuk elektrifikasi. Meski UEA memblokade Qatar, kontrak ini tetap dijalankan untuk terus menghidupi masyarakat banyak.

Mewakili parlemen Indonesia, Fadli menyatakan blokade yang dilakukan kepada Qatar melanggar hak asasi manusia. Blokade ini diminta lekas dihentikan.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon bertemu dengan Ketua Parlemen Qatar HE Ahmed bin Abdullah bin Zaid Al Mahmoud di gedung Parlemen Qatar.Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon bertemu dengan Ketua Parlemen Qatar HE Ahmed bin Abdullah bin Zaid Al Mahmoud di gedung Parlemen Qatar. (Foto: Dok. Istimewa)

"Mewakili delegasi parlemen Indonesia, saya menyampaikan bahwa kebijakan blokade dari sejumlah negara tetangga terhadap Qatar, adalah satu keputusan yang sangat disesalkan. Saya sependapat dengan hasil investigasi dari United Nations-Office of the High Commissioner for Human Rights (UN-OHCHR), yang menyatakan blokade terhadap Qatar adalah tindakan sewenang-wenang yang melanggar hak asasi manusia. Sehingga, blokade ini harus segera dihentikan," ungkapnya.

Parlemen Indonesia mengusulkan pembentukan kerja sama bilateral (friendship group). Saat ini DPR telah punya friendship group bersama lebih 50 negara.

"Terkait dengan pembentukan group kerja sama antarparlemen, Ketua Parlemen Qatar ingin agar wadah tersebut dapat segera terbentuk. Akhirnya, ia menawarkan agar dalam pertemuan ini secara langsung juga bisa diresmikan pembentukan friendship group tersebut. HE Ahmed bin Abdullah bin Zaid Al Mahmoud yakin bahwa pembentukan group kerja sama antarparlemen, akan membawa dampak yang lebih positif bagi hubungan kedua parlemen," tutur Fadli.

Fadli juga mengajak Parlemen Qatar bergabung dalam Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC). Sudah ada 11 negara Timur Tengah yang bergabung, yaitu Kuwait, Algeria, Bahrain, Mesir, Iraq, Jordan, Libanon, Libya, Maroko, Palestina, dan Yaman. Bergabungnya Qatar diharap memperkuat komitmen antikorupsi GOPAC.

"Parlemen Qatar menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan GOPAC. Karena sebenarnya, Parlemen Qatar juga sudah lama berencana bergabung dengan GOPAC. Pertemuan ini menurut Ketua Parlemen Qatar, menjadi kesempatan yang tepat untuk menjalankan rencana tersebut," ucap Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini.

Fadli pun mengundang Parlemen Qatar untuk melakukan kunjungan balasan ke Indonesia. Indonesia memiliki peluang investasi yang besar bagi Qatar.

"Baik Parlemen Indonesia dan Parlemen Qatar berharap, pertemuan hari ini yang telah berjalan sangat produktif, dapat semakin meningkatkan kualitas hubungan dan kerja sama kedua negara," tuturnya.

Dalam pertemuan ini Fadli didampingi sejumlah anggota DPR RI Biem Benjamin dari Fraksi Gerindra, Kartika Yudhisti dari Fraksi PPP, OO Sutisna dari Fraksi Gerindra, dan Duta Besar Indonesia Basir Sidehabi. 

Diposting 23-01-2018.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Kartika Yudhisti

Anggota DPR-RI 2014
Banten II

Oo Sutisna

Anggota DPR-RI 2014
Jawa Barat IX

Fadli Zon

Anggota DPR-RI 2014
Jawa Barat V

Biem Triani Benjamin

Anggota DPR-RI 2014
DKI Jakarta II