Komentari
Berita Anggota Parlemen

Indonesia – Australia Saling Membutuhkan

Hubungan Indonesia dan Australia mempunyai sejarah yang panjang dan kerap diwarnai ketegangan, namun dalam kurun dua tahun terakhir hubungan kedua negara tersebut dinilai semakin membaik. Sejatinya, kedua negara bertetangga ini saling membutuhkan.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI – Parlemen Australia Sofyan Tan saat menerima kunjungan Delegasi Parlemen Australia dari Partai Buruh yang dipimpin Luke Gosling di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (5/3/2018).

“Kemitraan strategis antara Indonesia dan Australia dalam berbagai bidang telah dibangun selama lebih dari satu dekade. Memang hubungan Indonesia – Australia naik turun dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini, hubungan semakin membaik, banyak kesalahpahaman yang bisa dieliminasi,” papar Sofyan, yang didampingi Anggota GKSB DPR RI Dadang Rusdiana.

Politisi F-PDI Perjuangan ini mengatakan, Indonesia adalah mitra penting Australia dalam bidang hubungan luar negeri, ekonomi dan perdagangan, pertahanan dan keamanan serta pendidikan dan kebudayaan. Di bidang pendidikan terutama vokasi, Australia merupakan mitra strategis untuk meningkatkan keterampilan bagi Tenaga Kerja Indonesia sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa.

“Kami sepakat Indonesia – Australia saling mendukung di bidang pendidikan dan pariwisata. Terutama pendidikan di Indonesia sangat konsen terhadap pendidikan vokasi, dan di Australia pendidikannya cukup maju. Kita ingin menjajaki hubungan pendidikan vokasi, karena maju pesat di dalam hal itu, tidak ada perbedaan gender, pekerjaan terampil juga dapat dikerjakan wanita,” ujar Sofyan.

Sementara, masih dilanjutkannya, terkait bidang pariwisata, Indonesia sudah seperti rumah kedua bagi warga Australia, teristimewa di Bali yang masih menjadi lokasi favorit turis dari Australia. Terlebih lagi, pemerintah saat ini sedang mengembangkan 10 destinasi unggulan lainnya yang berpotensi menjadi destinasi baru.

“Kita memberitahukan bahwa turis Australia tidak hanya berkunjung ke Bali, tetapi ke destinasi lainnya yang tak kalah eksotis seperti Labuan Bajo dan beberapa delegasi sudah berkunjung kesana dan mengakui keindahannya,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas juga beberapa isu-isu lain seperti lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Delegasi dari Parlemen Australia Luke Gosling menyinggung soal limbah sampah plastik di lautan yang dapat merusak ekosistem laut. Ia menginginkan ada upaya dari pemerintah Indonesia untuk menanggulangi hal tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sofyan mengatakan diperlukan concern pemerintah terhadap masalah pencemaran lingkungan tersebut. Namun, menurutnya permasalahan tersebut bukan hanya tugas pemerintah Indonesia semata-mata, tetapi masyarakat bahkan turis juga harus diberikan edukasi agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Isu sampah plastik ini adalah promosi yang buruk jika terus berlangsung. Karenanya harus ada perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Bali maupun Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup terhadap hal itu,” tandas politisi dapil Sumut itu.

Diposting 07-03-2018.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Dadang Rusdiana

Anggota DPR-RI 2014
Jawa Barat II

Sofyan Tan

Anggota DPR-RI 2014
Sumatera Utara I