Berita Anggota Parlemen

Komnas HAM Belum Respon Isu-isu RKUHP

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sejauh ini belum merespon secara positif isu-isu penting dalam Rancangan Undang-Undang KUHP yang sedang dirumuskan Komisi III DPR RI. Isu LGBT, perzinahan, dan lain-lain tak direspon. Sebaliknya, Komnas HAM malah menyerang DPR dalam isu-isu tersebut.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan saat berbicara di tengah rapat Komisi III dengan Komnas HAM di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2018). Komisi sudah merumuskan pasal-pasal menyangkut LGBT dan perzinahan dengan sangat teliti dan lengkap. “Bicara RKUHP soal perluasan kasus zina. Para komisioner saling berbeda pandangan. Bahkan, ada yang mengatakan perempuan dan laki-laki masalah privat. Negara enggak boleh ikut campur sekali pun anaknya hamil, cacat, dan menimbulkan beban bagi negara,” paparnya.

RKUHP sudah runut mengatur hal ini, kata Arteria. Ia menambahkan, masalah hukum menyangkut kumpul kebo, Komnas HAM juga belum membantu Komisi III DPR bagaimana mengatur hal ini. “Bagiamana juga masalah kumpul kebo. Bantu dong DPR. Ada limitasinya. Dibaca yang lengkap hingga akhir. Ini tiba-tiba Komnas HAM memberi penjelasan melanggar HAM. Saya imbau komisioner Komnas HAM disiplin bersikap dan bertutur kepada publik,” serunya.

DPR, sambung politisi PDI Perjuangan ini, sudah sering dibuly dalam pembahasan LGBT. Dan Komnas HAM tidak pernah tahu soal ini. Yang ada justru terus menyerang DPR tanpa dasar dan pengetahuan yang lengkap. 

Diposting 20-03-2018.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Arteria Dahlan

Anggota DPR-RI 2014
Jawa Timur VI