Berita Anggota Parlemen

Prananda Paloh: Nasionalisme Tak Bisa Terpisah dari Agama

sumber berita , 25-11-2018

KETUA DPP Partai Nasdem Prananda Paloh mengungkapkan nasionalisme tak bisa dipisahkan dengan agama. Karena agama menjadi dasar untuk berjuang bagi negara dan mencintai negara menjadi bagian dari iman.

"Jangan sampai kita terpecah belah, diadudomba dengan sesama muslim. Mari bersama-sama kita jaga keutuhan NKRI," ujar Prananda saat memberi sambutan pada Rakernas I Jami'iyyah Ahli Thoriqoh Mu'tabaroh Indonesia (Jatmi) di Ponpes Al Madani, Plalangan Gunungpati Semarang, Minggu, (25/11).

Menurut Prananda, nasionalisme tak boleh dipisahkan dari agama. Karena agama memberi spirit moralitas dan iman untuk membangun bangsa dan negara. Tanpa nilai moral dan iman, menurut dia, akan banyak orang pintar dan tokoh besar di negeri ini.

"Tapi tanpa iman dan moral, negeri ini akan rusak karena pemimpinnya tak memiliki nilai keimanan dan moralitas," tegas Prananda.

Diakhir sambutannya, Prananda meminta agar para ulama mendoakan kesehatan para pemimpin di negeri ini untuk dijauhkan dari khilaf dan salah dalam memimpin rakyat, serta mendoakan bangsa ini agar bersatu dan menjaga keutuhan NKRI.

Selain menghadiri Rakernas I JATMI di Ponpes Al Madani, Plalangan Gunungpati Semarang, Ketua Partai Nasdem yang didampingi Fadholi, anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini juga mengunjungi Ponpes Asslalafi, Desa Kenteng, Kecamatan Susukan dan Ponpes Sunan Giri, Agomulyo Salatiga.

Sementara ketua umum Jatmi Muhammad Tauhid menegaskan bahwa ulama-ulama thoriqoh ini tidak ada kamusnya melawan pemerintah, apalagi pemerintahan yang sah.

"Seperti pemerintahan kita sekarang, kita tidak akan pernah melawan dan akan membrikan dukungan penuh dan tetap memberikan kontribusi sesuai dengan profesi pengamal thoriqoh," tutur Tauhid.

Diposting 26-11-2018.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Prananda Surya Paloh

Anggota DPR-RI 2014
Sumatera Utara I