Komentari
Berita Anggota Parlemen

Ini Nama-nama Eks Koruptor yang Jadi Caleg di Pemilu 2019, Sekaligus Asal Partainya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPR RI sebanyak 7.968 calon.

Jumlah tersebut terdiri dari 4.774 calon laki-laki dan 3.194 calon perempuan.

Penetapan ini tertuang dalam Keputusan KPU RI No. 1129/PL.01.4-Kpt/06/IX/2018 tentang DCT Anggota DPR RI Pemilu Tahun 2019.

Dari keseluruhan jumlah caleg tersebut, ada 38 caleg mantan koruptor yang masuk DCT setelah diloloskan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Mereka sebelumnya sempat terganjal oleh PKPU yang melarang mantan koruptor menjadi caleg.

"Ada 38 orang yang masuk ke DCT. Seluruhnya sudah diloloskan melalui mekanisme adjudikasi lewat Bawaslu," kata Komisioner KPU, Ilham Saputra, di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).

Lebih lanjut, Ilham menerangkan, hanya mantan narapidana korupsi yang mengajukan sengketa ke Bawaslu saja yang diakomodasi KPU untuk masuk ke dalam DCT.

Hal tersebut sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan larangan bagi mantan narapidana korupsi menjadi caleg.

"Ini juga sudah kami jelaskan berdasarkan Surat Edaran (SE) yang kami kirim ke KPU provinsi, kabupaten dan kota," ungkapnya.

Berikut daftar ke-38 caleg mantan koruptor tersebut:

DPRD PROVINSI

1. PKB

Tidak Ada

2. Partai Gerindra

- Mohamad Taufik (DKI Jakarta 3)

- Herry Jones Kere (Sulawesi Utara)

- Husen Kausaha (Maluku Utara)

3. PDI Perjuangan

Tidak Ada

4. Partai Golkar

- Hamid Usman (Maluku Utara 3)

5. Partai Nasdem

Tidak Ada

6. Partai Garuda

Tidak Ada

7. Partai Berkarya

- Meike Nangka (Sulawesi Utara 2)

- Arief Armaiyn (Maluku Utara 2)

8. PKS

Tidak Ada

9. Partai Perindo

- Samuel Buntuang (Gorontalo 6)

10. PPP

Tidak Ada

11. PSI

Tidak Ada

12. PAN

- Abd Fattah (Jambi 2)

13. Partai Hanura

- Mudatsir (Jawa Tengah 4)

- Welhelmus Tahalele (Maluku Utara 3)

- Ahmad Ibrahim (Maluku Utara 3)

14. Partai Demokrat

Tidak Ada

15. PBB

- Nasrullah Hamka (Jambi 1)

16. PKPI

Tidak Ada

DPRD KABUPATEN/KOTA

1. PKB

Tidak Ada

2. Partai Gerindra

- Alhajad Syahyan (Tanggamus)

- Ferizal (Belitung Timur)

- Mirhammuddin (Belitung Timur)

3. PDI Perjuangan

Idrus Tadji

4. Partai Golkar

- Heri Baelanu (Pandeglang)

- Dede Widarso (Pandeglang)

- Saiful T Lami (Tojo Una-Una)

5. Partai Nasdem

- Abu Bakar (Rejang Lebong 4)

- Edi Ansori (Rejang Lebong 3)

6. Partai Garuda

- Julius Dakhi (Nias Selatan)

- Ariston Moho (Nias Selatan)

7. Partai Berkarya

- Yohanes Marinus Kota (Ende 1)

- Andi Muttamar Mattotorang (Bulukumba 3)

8. PKS

- Maksum DG Mannassa (Mamuju 2)

9. Partai Perindo

- Zukfikri (Pagar Alam 2)

10. PPP

Tidak Ada

11. PSI

Tidak Ada

12. PAN

- Masri (Belitung Timur 2)

- Muhammad Afrizal (Lingga 3)

- Bahri Syamsu Arief (Cilegon 2)

13. Partai Hanura

- Warsit (Blora 3)

- Moh Nur Hasan (Rembang 4)

14. Partai Demokrat

- Jones Khan (Pagar Alam 1)

- Jhony Husban (Cilegon 1)

- Syamsudin (Lombok Tengah)

- Darmawaty Dareho (Manado 4)

15. Partai Bulan Bintang (PBB)

Tidak Ada

16. PKPI

- Matius Tungka (Poso 3)

- Joni Cornelius Tondok (Toraja Utara)

Diposting 08-01-2019.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Mereka dalam berita ini...

Abdul Fattah

Caleg DPRD Provinsi Jambi 2019

Smuel Buntuang

Caleg DPRD Provinsi Gorontalo 2019

Arief Arman

Caleg DPRD Provinsi Maluku Utara 2019

Mieke L. Nangka

Caleg DPRD Provinsi Sulawesi Utara 2019

Hamid Usman

Caleg DPRD Provinsi Maluku Utara 2019