Komentari
Berita Anggota Parlemen

Dunia Pendidikan Harus Lebih Ramah Terhadap Anak-anak

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei merupakan kesempatan untuk memastikan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Salah satu catatan penting selain soal akses, pemerataan dan kualitas pendidikan, ialah memastikan dunia pendidikan harus lebih ramah terhadap anak.

"Mengapa ini penting karena fakta yang sering menjadi keprihatinan kita selama ini ialah adanya kekerasan di dunia pendidikan kita dan itu korbannya sebagian besar adalah anak-anak kita," kata Setiana Widjaja, Koordinator Komunitas Cinta Anak Nusantara (KCAN), melalui pesan tertulis kepada Warta Kota, Rabu (2/5/2018).

Menurut Setiana, sekolah sebagai wadah pendidikan harus memastikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh peserta didik, termasuk guru dan segenap tenaga pendukung yang ada di lingkungan sekolah.

"Sekolah itu harus sehat, aman, dan nyaman. Situasi dan relasi atau kultur yang dibangun di dalamnya harus benar-benar membuat nyaman untuk belajar, penuh suasana kekeluargaan dan persaudaraan bukan justru menjadi tempat yang tidak aman di mana anak-anak atau peserta didik menjadi tertekan. Ini penting sekali agar sekolah memang benar-benar menjadi tempat mendidik anak baik aspek kognitifnya maupun karakternya," kata Setiana.

Menurut Setiana, banyak orangtua saat ini khawatir ketika mengirimkan anak-anaknya ke sekolah karena kejadian-kejadian yang menimpa anak di sekolah.

"Memang ini tidak menjadi ukuran tetapi harus menjadi peringatan bagi semua pihak agar sekolah justru menjadi tempat terdepan memastikan keamanan dan kenyamanan tadi," katanya.

Hal lain yang tidak kalah penting menurut dia adalah pelibatan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan pendidikan di Indonesia. Dengan kata lain kolaborasi menjadi sangat penting.

"Pekerjaan rumah di sektor pendidikan tentu masih banyak dan itu menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, bukan hanya pemerintah. Sepakat adanya kolaborasi karena mengurus pendidikan bukan soal sederhana tetapi sesuatu yang sangat kompleks dan karena itu butuh keterlibatan banyak pihak," kata Setiana.

Persoalan akses, pemerataan pendidikan, dan kualitas, menurut dia, perlu dijawab dengan tindakan nyata baik pendekatan melalui komunitas, di dalam keluarga, bahkan sampai di tingkat kebijakan pada level pemerintah.

"Ketika semua level bergerak maka kami yakin persoalan pendidikan akan pelan-pelan diatasi dan saat bersamaan kualitasnya pun meningkat. Dari sana pula kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara makin maju," kata Setiana.

Diposting 25-03-2019.

Maaf. Hanya User Konstituen yang bisa memberikan komentar.

Dia dalam berita ini...

Setiana Widjaja

Caleg DPR-RI 2019
DKI Jakarta 2